Kategori
Bisnis

Pengusaha Kena Denda Jika Tidak Bayar Lembur Karyawan saat Pilkada

Pengusaha Kena Denda Jika Tidak Bayar Lembur Karyawan saat Pilkada

Pengusaha Kena Denda Jika Tidak Bayar Lembur Karyawan saat Pilkada – Pemilihan kepala daerah (Pilkada atau Pemilukada) dilakukan langsung oleh penduduk daerah administratif setempat yang memenuhi syarat. Pemilihan kepala daerah dilakukan satu paket bersama wakil kepala daerah.

Pemilihan kepala daerah di Indonesia pada tahun 2020 digelar secara serentak. Untuk daerah-daerah yang masa jabatan kepala daerahnya berakhir pada tahun 2021. Sistem pemilihan kepala daerah secara serentak pada tahun 2020 merupakan yang keempat kalinya diselenggarakan di Indonesia.

Pelaksanaan pemungutan suara direncanakan digelar secara serentak pada bulan Desember 2020. Total daerah yang akan melaksanakan pemilihan kepala daerah serentak tahun 2020 sebanyak 270 daerah. Dengan rincian 9 provinsi, 224 kabupaten, dan 37 kota. Berikut ini adalah daftar idn poker login daerah yang melaksanakan pemilihan umum kepala daerah dan wakil kepala daerah serentak pada tahun 2020.

Kasubdit Pengawasan Norma Waktu Kerja Waktu Istirahat Pengupahan Kementerian Ketenagakerjaan, Franky Watratan. Menjelaskan apabila pengusaha tidak membayar upah lembur kepada karyawan yang bekerja. Saat libur nasional pada Pilkada Serentak 9 Desember 2020 lalu, akan dikenakan sanksi pidana.

Apabila tidak membayar upah kerja lembur maka akan dikenakan sanksi pidana pelanggaran sebagaimana pasal 187 UU Cipta Kerja dengan pidana kurungan paling singkat satu bulan dan paling lama 12 bulan.

1. Dendanya gak sedikit lho

Selain itu itu, pengusaha juga bisa terancam denda jika tidak membayarkan hak karyawannya. Tidak tanggung-tanggung nilainya bisa mencapai ratusan juta rupiah.

Paling sedikit Rp10 juta dan paling banyak Rp100 juta.

Dalam keterangan dari Kemenaker, ketentuan itu diatur dalam Pasal 85 UU 13/2003 tentang Ketenagakerjaan.

Ayat 2:
Pengusaha dapat mempekerjakan pekerja/buruh untuk bekerja pada hari- hari libur resmi apabila jenis dan sifat pekerjaan tersebut harus dilaksanakan atau dijalankan secara terus-menerus atau pada keadaan lain berdasarkan kesepakatan antara pekerja/buruh dengan pengusaha.

Ayat 3:
Pengusaha yang mempekerjakan pekerja/buruh yang melakukan pekerjaan pada hari libur resmi sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) wajib membayar upah kerja lembur.

Lalu, aturan itu dijelaskan pula dalam Bab IV (Ketenagakerjaan) UU No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, khususnya Pasal 78 mengatur bahwa Pengusaha yang mempekerjakan pekerja/buruh melebihi waktu kerja wajib membayar upah kerja lembur.

Pelanggaran terhadap kedua ketentuan tersebut merupakan pelanggaran pidana. Hal ini sebagaimana diatur dalam Pasal 187 Bab IV (Ketenagakerjaan) UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

Sanksi atas pelanggaran ketentuan tersebut adalah pidana kurungan paling singkat 1 bulan dan paling lama 12 bulan dan/atau denda paling sedikit Rp10 juta dan paling banyak Rp100 juta.

2. Pengusaha janji bakal bayar uang lembur karyawan yang masuk saat pilkada

Sebelumnya diberitakan, Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah meminta pengusaha membayar karyawan yang bekerja pada hari pemungutan suara pada 9 Desember 2020 berhak atas upah kerja lembur. Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bidang Hubungan Internasional, Shinta Widjaja, mengatakan pihaknya akan mengikuti aturan tersebut.

Ya betul bagi karyawan yang bekerja pada hari libur nasional pada saat pilkada memang harus dibayar.

3. Semua kebijakan akan dikembalikan ke masing-masing perusahaan

Dalam keterangan tertulisnya, Menaker menyebut ketentuan-undangan yang mengatur kompensasi uang lembur itu berlaku bagi semua daerah termasuk yang tidak melakukan pilkada. Sebab, hari libur secara nasional.

Kendati begitu, Shinta tak menjelaskan kapan uang lembur karyawan akan dibayar. Ini tentu saja tergantung kebijakan dan kesepakatan pihak di masing-masing pihak.

Kategori
Bisnis

Ajik Krisna Bali Mulai Bangkitkan Kembali Bisnis di Tengah Pandemik

Ajik Krisna Bali Mulai Bangkitkan Kembali Bisnis di Tengah Pandemik

Ajik Krisna Bali Mulai Bangkitkan Kembali Bisnis di Tengah PandemikBali adalah sebuah di Indonesia yang dikenal karena memiliki pulau berapi yang hijau, terasering sawah yang unik, pantai, dan terumbu karang yang cantik. Terdapat banyak tempat wisata religi seperti Pura Uluwatu yang berdiri di atas tebing.

Di Selatan, kota pesisir pantai Kuta menawarkan wisata hiburan malam yang tak pernah sepi, sementara Seminyak, Sanur, dan Nusa Dua dikenal dengan suguhan resort yang populer. Pulau Bali juga dikenal sebagai tempat untuk relaksasi dengan yoga dan meditasi.

Pandemik COVID-19 membuat bisnis pemilik Krisna Oleh-oleh Bali, I Gusti Ngurah Anom terpuruk. Selama tiga bulan awal masuknya wabah tersebut ke Indonesia, pria yang akrab disapa Ajik itu, mengaku merasa galau menantikan poker kapan pandemik usai.

“Pas pandemik itu bulan Maret. Begitu itu pas banget Nyepi. Setelah Nyepi kita tutup dan Bali tutup total. Saya sempat kaget, sedih juga, musibah apa yang kita alami. Bukan hanya Indonesia tapi seluruh dunia. Betul-betul saya stres, galau apakah akan lama, “kata Ajik dalam virtual webinar yang digelar oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Rabu (2/12/2020).

“Saya pikir bulan depan akan selelsai ternyata sampai sekarang belum selesai. Bulan tiga sampai lima, masih merenung, sedih, cemas, ya nano-nanolah (perasaan),” tambah dia.

1. Ajik enggan sedih berkepanjangan dan mulai bertani
Jatuh Bangun Ajik Krisna Bali Bangkitkan Bisnis di Tengah Pandemik

Ajik enggan terus terpuruk meratapi kondisi tersebut. Dia sadar bahwa pandemik COVID-19 bukan untuk disesali. Hingga akhirnya pada akhir Mei 2020, dia mulai mencari cara untuk bangkit dan bertahan hidup.

“Saya harus bangkit bagaimana caranya saya, mau tidak mau kembali ke pertanian. Saya ada lahan di Bali Utara sekitar 23 hektare. Kita sama tim mulai berkebun menanam kacang, pisang, nanas dan lain-lain. Tujuannya paling tidak mengisi hari kosong dan kegalauan,” ungkap Ajik.

2. Tidak gentar meski sempat kena  bully
Jatuh Bangun Ajik Krisna Bali Bangkitkan Bisnis di Tengah Pandemik

Anom mengakui bila keputusannya tersebut tidak mendapat apresiasi terhadap beberapa orang-orang yang dia kenal. Namun demikian, dia enggan ambil pusing dengan perundungan-an tersebut.

“Saya sempat di- bully  masa ‘seorang Ajik Krisna bertani’. Tapi memang perjalanan saya dari nol, dari keluarga petani. Saya memang berasal dari orang yang miskin,” tutur dia.

3. Keputusan Ajik untuk bertani justru membuahkan hasil
Jatuh Bangun Ajik Krisna Bali Bangkitkan Bisnis di Tengah Pandemik

Seiring berjalannya waktu, keputusan Anom untuk bertani saat bisnisnya tengah lesu ternyata mampu membuahkan hasil. Hasil perkebunannya yang mampu menjadi produk camilan yang dijual kembali di toko oleh-olehnya. Dia menyadari bahwa produk camilan Bali karena itu merupakan yang paling diburu untuk dijadikan oleh-oleh para wisatawan.

“Setelah berkebun, panen kacang. Pandemik membawa berkah. Jadi banyak produk saya buat. Pertama produksi kacang kapri, pie susu Ajik yang sekarang reseller banyak. Kemudian bakpia Ajik, dan lain-lain,” imbuhnya.

4. Bisa bekerja karyawan kembali
Jatuh Bangun Ajik Krisna Bali Bangkitkan Bisnis di Tengah Pandemik

Ajik bercerita bahwa strategi bisnisnya itu berhasil mengembalikan keadaan seperti semula. Pada periode awal pandemik menghantam, dia udah harus merumahkan 2000 karyawannya atau 80 persen dari total karyawan Krisna yang sebanyak 2500 orang. Namun demikian, seiring mulai pulihnya kondisi ekonomi, 60 persen karyawannya mulai kembali dipekerjakan.

“Kalau Krisna Juli awal sudah buka, bahkan sampai saat ini keuntungan pariwisata sudah hampir 30-40 persen,” ucap dia. Sementara omzet menurutnya sudah mencatat angka 60 persen. 

5. Para pelaku usaha di Indonesia bersabarlah

Meski kini masih tertatih-tatih, Ajik optimistis sektor pariwisata di Indonesia akan kembali pulih di 2021 sehingga seluruh pelaku usaha di sektor pariwisata bisa ikut bangkit.

Ajik pun berpesan kepada semua pelaku usaha atau masyarakat yang saat ini sedang terdampak pandemik COVID-19 untuk bisa bangkit. Dia yakin akan selalu ada sedikit cahaya di tengah lorong yang gelap.

“Buat temen-temen semuanya kita harus bangkit. Berkah buat saya di masa pandemik ini buat saya dan keluarga membuat inovasi produk,” ujarnya

Kategori
Bisnis

5 Cara Mempertahankan Bisnis di Tengah Wabah COVID-19

5 Cara Mempertahankan Bisnis di Tengah Wabah COVID-19

5 Cara Mempertahankan Bisnis di Tengah Wabah COVID-19 – Munculnya wabah COVID-19 mengubah pola interaksi suatu usaha dengan pelanggan. Terlebih lagi masyarakat yang lebih banyak dirumah membuat banyak para pebisnis menurun.

Dilansir https://stgeorgesyria.org ada beberapa cara yang dapat anda lakukan sebagai pemilik bisnis agar tetap mampu bertahan di tengah pandemi ini. Yuk simak

1. Menjaga hubungan baik dengan pelanggan 

Di situasi seperti saat ini, sebagai pemilik bisnis, kamu perlu menunjukkan empati kepada pelanggan. Para pelanggan bisnismu pasti tengah menerima setumpuk informasi terkait wabah COVID-19 beberapa waktu belakangan ini.

Tentu kamu tetap perlu menjaga komunikasi dengan pelanggan, melalui kanal media sosial atau mengirimkan surat elektronik, tapi pilihlah bahasa yang penuh empati. Susunlah komunikasi sedemikian rupa, sehingga pelanggan menangkap pesan bahwa “bisnismu hadir untuk memudahkan mereka”.

2. Promosi yang tepat 

Sekarang merupakan saat yang tepat untuk membuat promosi. Namun, kamu perlu merancang promosi yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan pelanggan di tengah situasi saat ini.Kebutuhan utama semua orang saat ini adalah keselamatan dan mampu bertahan.

Jika kamu mampu merancang program-program promosi yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan, dengan sendirinya pelanggan akan tetap setia pada bisnismu. Sebab mereka dapat merasakan ada nilai lebih yang dirasakan ketika berbelanja produk milikmu.

3. Metode pemasaran yang kreatif 

Selain program promosi itu sendiri, media untuk menginformasikan program tersebut juga harus tepat. Tentu kamu perlu mengoptimalkan pemasaran secara digital. Namun, kesesuaian audiens dari tiap kanal media sosial juga perlu kamu perhatikan. Pemasaran yang dilakukan di Instagram tentu berbeda dengan Twitter, misalnya. Kenali karakter pelanggan di masing-masing kanal media sosial ya.

4. Kelola keuangan bisnis dengan baik 

Pastikan arus kas bisnismu tetap tercatat dengan baik. Sebab di situasi sulit ini, kamu juga perlu sangat cermat dalam mengelola keuangan. Jika kamu yang masih merasa kesulitan dalam pembuatan laporan keuangan, kamu dapat memanfaatkan aplikasi laporan keuangan untuk membantumu.

Pemanfaatan aplikasi tersebut akan memudahkan kamu untuk memantau uang yang masuk dan keluar, tren penjualan, serta alokasi biaya. Dengan demikian, kamu memiliki data yang memadai untuk mengambil kebijakan terkait keuangan perusahaan, keputusan terkait strategi pemasaran, serta jumlah inventori.

5. Jangan berhenti 

Tidak ada yang mengatakan bahwa situasi ini mudah bila kamu berpikir positif, atau bersikaplah optimis agar wabah COVID-19 ini segera berakhir. Tidak ada jaminan semacam itu.

Akan tetapi, kamu benar-benar perlu mencoba tidak memiliki sugesti bahwa bisnis milikmu akan berakhir akibat pandemi ini, dan cobalah mengelola rasa panik dan stres dengan baik. Sehingga akhirnya, keputusan bisnis yang kamu ambil dapat lebih rasional dan terukur.

Sebab meski sangat sulit, sekarang bukan waktunya untuk berhenti. Kamu perlu terus memasarkan produk, berusaha menciptakan penjualan, menggaet pelanggan baru sambil mempertahankan mereka yang setia. Dan semua hal tersebut tidak akan terjadi, jika kamu berhenti.

Kategori
Bisnis

Terdampak Covid-19, Ini Cara Mempertahankan Bisnis Kopi

Terdampak Covid-19, Ini Cara Mempertahankan Bisnis Kopi

Terdampak Covid-19, Ini Cara Mempertahankan Bisnis Kopi – Bisnis kopi ikut terkena imbas akibat Pandemi COVID-19. Dampak signifikan terjadi oleh  para petani dan pelaku bisnis kopi di Indonesia.

Sektor kopi mengalami tantangan penurunan harga. International Coffee Organization atau ICO dalam laporannya pada April 2020 menyebutkan bahwa penurunan produk domestik bruto dunia 1 persen berkaitan dengan menurunnya permintaan kopi sebesar 0,95 persen atau setara dengan 1,6 juta kantong 1 berukuran 60 kilogram.

Dilansir dari https://e-box-web.com di Hari Kopi Sedunia yang jatuh pada 1 Oktober, Co-Founder dan CEO Otten Coffee Jhoni Kusno serta Robin Boe membagikan bagaimana pandemi COVID-19 mempengaruhi bisnis kopi secara umum serta peluang yang dapat dimanfaatkan. Berikut ulasannya

1. Memanfaatkan platform digital

Aktivitas yang berpusat di rumah membuat masyarakat meningkatkan tren belanja daring, tak terkecuali saat berbelanja kopi. Di saat seperti sekarang ini, pengalaman meracik dan menyeduh kopi sendiri di rumah menjadi hobi baru yang cukup digandrungi para pecinta kopi, apalagi ditambah dengan mudahnya memesan dan mengakses berbagai resep kopi.

2. Mulai olah produk sebelum dipasarkan

Untuk menyiasati berkurangnya permintaan kopi di tengah pandemi saat ini, pelaku usaha dan petani kopi dapat mengolah terlebih dahulu produk mereka sebelum dijual ke pasar. Seperti misalnya pelaku usaha kopi bisa berinovasi dengan menjual kopi racikan yang bisa diseduh sendiri di rumah oleh konsumennya.

Bukan hanya kopi racikan saja, pelaku usaha kopi juga bisa menjual bubuk atau biji kopi dan aneka camilan lainnya yang cocok untuk menemani minum kopi. Sementara itu, bagi produsen dan petani kopi juga dapat mengolah produknya agar bisa disimpan lebih lama.

3. Menjaga kebersihan 

Kopi merupakan salah satu komoditas pertanian penting yang menggerakkan roda perekonomian di berbagai negara, termasuk Indonesia melalui penciptaan lapangan kerja dan pengentasan kemiskinan.

Jhoni dan Otten Coffe baru-baru ini juga mengajak masyarakat agar berpartisipasi mendukung keberlangsungan produktivitas kopi lokal lewat program Bibit Untuk Indonesia.

Bibit Untuk Indonesia adalah program pengadaan bibit untuk petani Single Origin Nusantara sekaligus bentuk dukungan Otten Coffee terhadap upaya pemerintah untuk mendorong pertumbuhan industri kopi di tengah pandemi.

Kategori
Bisnis

Lezatnya Peluang Bisnis Es Campur Yang Menyegarkan

Lezatnya Peluang Bisnis Es Campur Yang Menyegarkan

Lezatnya Peluang Bisnis Es Campur Yang Menyegarkan – Es campur memang menjadi salah satu jenis es yang digandrungai oleh banyak orang.  Bahkan es campur digandrungi mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Kelezatan rasa es campur yang begitu menggoda membuat es ini banyak dicari. Tak heran memang banyak pedagang es campur yang beterbaran di berbagai tempat.

Dilansir https://planetpreset.com untuk memulai usaha es campur juga tidak membutuhkan modal yang besar. Sehingga Anda dapat memulai usaha es campur dalam langkah mudah. Nah seperti apakah cara memulai sekaligus seluk beluk usaha es campur! Yuk simak..

PELUANG BISNIS ES CAMPUR

Peluang untuk bisnis es campur terbilang sangat bagus dan sangat cerah. Bisnis es campur menjadi suatu pilihan bisnis minuman dari berbagai bahan campuran yang menjanjikan hingga banyak orang yang tertarik menekuni bisnis tersebut. Peluang untuk bisnis minuman dari berbagai bahan campuran es campur masih terbuka lebar serta sangat menguntungkan oleh siapa saja. Anda berminat menjalankan pilihan bisnis es campur ini?

PROSPEK MENJALANKAN BISNIS ES CAMPUR

Prospek dalam bisnis es campur dapat dikatakan sangat cemerlang dan menguntungkan. Dimana melalui bisnis es campur dapat mendatangkan keuntungan bombastis. Bisnis yang bergelut dengan olahan es campur memiliki prospek sangat bagus dalam jangka ke depan. Bisnis es campur yang sejak dahulu tumbuh hingga sekarang masih berkembang juga tak pernah sepi akan konsumen.

Memulai bisnis es campur

Ketika menjalankan bisnis es campur memang dapat dimulai dengan langkah mudah dan gampang. Dalam menjalankan bisnis es campur bisa dijalankan dalam kebutuhan modal kecil. Yangmana berkecinampungan bisnis es campur bisa dilakukan dengan skala rumahan menggunakan modal yang tidak besar.

PELAKU BISNIS ES CAMPUR

Bisnis es campur ini bisa dan cocok dijalankan oleh semua orang yang ingin menginginkan bisnis minuman dari berbagai bahan campuran menguntungkan tersebut. Bagi siapa saja ingin menjalankan bisnis es campur sangat mudah, proses produksi es campur mudah juga laba menguntungkan.

PELANGGAN

Konsumen es campur memang tidaklah sulit, suguhan sensasi nikmat yang disajikan es campur mampu memikat banyak orang. peminat es campur cukup besar dan tak terbatas mulai kalangan anak-anak hingga orang dewasa.

Bahan baku bisnis es campur

Dalam menjalankan bisnis es campur memerlukan bahan baku untuk pembuatannya. Untuk membuat es campur yang nikmat membutuhkan bahan baku yakni alpukat, buah nangka, bubur mutiara, kolang kaling, kelapa muda, strawberry, apel, anggur, gula pasir, sirup merah, daun pandan, es serut, air galon dan lainnya. Untuk mencari bahan baku es campur bisa dijumpai di toko, pasar atau supermarket terdekat.

PERALATAN

Dalam bisnis es campur membutuhkan beberapa peralatan penting diantaranya etalase/gerobak, wadah, kompor dan gas, panic, pembentuk buah, penyerut es batu, mangkuk, mesin pengemas minuman, nampan, serbet, sendok, serta peralatan lainnya.

LOKASI STRATEGIS

Dalam berjualan es campur, Anda bisa menentukan pilihan lokasi yang tepat, strategis dan ramai. Bisnis es campur dapat membuka gerai, stand atau kios di pusat perbelanjaan, dekat sekolah, pasar, dekat rumah sakit, pinggiran jalan, taman kota, sekitar kampus dan lainnya.

KARYAWAN BISNIS ES CAMPUR

Karyawan dalam menjalankan bisnis es campur bisa menggunakan satu orang dahulu dalam permulaan.

HARGA JUAL ES CAMPUR

Patokan harga untuk es campur dapat Anda buat dalam hitungan per porsi dimana harga mulai Rp 5.000 hingga Rp 8.000.

STRATEGI PROMOSI

Pemasaran bisnis es campur bisa dilakukan dengan membuat es campur yang enak dan berbeda. Selain itu dapat memanfaatkan promosi minuman dari berbagai bahan campuran es campur dari media sosial baik faceboook, path, we chat,whats upp, bbm, instagram dan lainnya. Juga dapat pula menjalankan strategi pemasaran es campur lewat menyebarkan berbagai brosur.

Keuntungan dalam menjalankan bisnis es campur

Keuntungan bila Anda memilih terjun dalam peluang usaha es campur ini yakni merupakan minuman dari berbagai bahan campuran yang digandrungi banyak orang.

KEKURANGAN BISNIS ES CAMPUR

Segi kekurangan bisnis es campur ialah es campur memiliki tingkat persaingan yang tinggi dan ketat. Sehingga dalam berjualan es campur dapat diminimalisir dengan membuat es campur berbeda dan unik dalam memenangkan persaingan.