Kategori
Relationship

Pertimbangkan Hal-Hal Berikut ini Sebelum Menjalin Hubungan Asmara

Pertimbangkan Hal-Hal Berikut ini Sebelum Menjalin Hubungan Asmara

Pertimbangkan Hal-Hal Berikut ini Sebelum Menjalin Hubungan Asmara – Hubungan (relationship) adalah kesinambungan  interaksi  antara dua orang atau lebih yang memudahkan  proses pengenalan satu akan yang lain. Hubungan terjadi dalam setiap proses kehidupan  manusia. Hubungan dapat dibedakan menjadi hubungan dengan teman sebaya, orang tua, keluarga, dan lingkungan sosial.

Secara garis besar, hubungan terbagi menjadi hubungan positif dan negatif. Hubungan positif terjadi apabila kedua pihak yang berinteraksi merasa saling diuntungkan satu sama lain dan ditandai dengan adanya timbal balik yang serasi. Sedangkan, hubungan yang negatif terjadi apabila suatu pihak merasa sangat diuntungkan dan pihak yang lain merasa dirugikan.

Bagi sebagian besar orang menjalin hubungan asmara merupakan salah satu fase dalam hidup yang menyenangkan. Namun, pada praktiknya banyak yang asal menjalin hubungan idn poker apk asmara tanpa mempertimbangkan beberapa alasan.  Hal ini jika diteruskan bisa berdampak fatal pada hubungan itu sendiri. Kira-kira apa saja, ya hal-hal yang perly dipertimbangkan sebelum menjalin hubungan asmara?

1. Kesiapanmu
5 Hal yang Perlu Dipertimbangkan sebelum Menjalin Hubungan Asmara

Sebelum menjalin hubungan asmara penting banget, lho untuk mengetahui kesiapanmu. Kamu siap atau gak nih dalam fase baru dalam hidupmu. Menjalin hubungan asmara tentu ada beberapa konsekuensi yang harus kamu terima bahkan kemungkinan-kemungkinan tak terduga yang bisa saja terjadi.

Jika sebelumnya kamu hanya fokus pada diri sendiri, maka saat menjalin hubungan asmara ada orang lain juga yang harus kamu pedulikan. Kesiapan seperti inilah yang wajib jadi pertimbangan kamu.

2. Kriteria dalam diri pasanganmu
5 Hal yang Perlu Dipertimbangkan sebelum Menjalin Hubungan Asmara

Hanya karena orang di sekelilingmu sudah menjalin hubungan asmara dan kamu belum kamu lantas menerima siapa pun yang datang dalam hidupmu. Hal seperti ini jangan sampai terjadi, lho. Kamu harus tahu kriteria seperti apa yang kamu mau atau kamu butuhkan.

Jangan semua yang datang kamu terima begitu saja alih-alih gak mau diledek karena jomblo terus menerus. Pilihlah sesuai dengan kriteria yang kamu mau. Jangan sampai menyesal kemudian hari karena dia gak sesuai dengan apa yang kamu butuhkan.

3. Mau menerima kekurangan dan kelebihannya atau tidak
5 Hal yang Perlu Dipertimbangkan sebelum Menjalin Hubungan Asmara

Gak ada manusia yang sempurna, termasuk kamu dan pasangan. Maka dari itu sebelum menjalin hubungan asmara kamu wajib mempertimbangkan hal satu ini. Kamu siap gak nih menerima kekurangan dan kelebihan dia?

Apakah kamu sanggup mentolerirnya atau gak? Pertanyaan seperti ini tentu saja kamu sendiri yang mengetahuinya. Karena setiap orang pasti bertemu dengan pasangan dengan sifat, sikap, tabiat yang berbeda-beda.

4. Perasaanmu saat bersama dia
5 Hal yang Perlu Dipertimbangkan sebelum Menjalin Hubungan Asmara

Sebelum melangkah ke fase selanjutnya ada baiknya kamu juga mempertimbangkan bagaimana perasaan kamu saat bersama dia. Apakah kamu nyaman berada di dekatnya? Apakah dia membuatmu merasa tertekan?

Kamu wajib banget peka dan mengenali perasaan ini. Supaya saat kamu sudah benar-benar menjalin hubungan asmara kamu gak akan takut akan kemungkinan-kemungkinan buruk yang mungkin saja akan menghampirimu.

5. Tujuan dalam membangun hubungan
5 Hal yang Perlu Dipertimbangkan sebelum Menjalin Hubungan Asmara

Hal terakhir yang wajib jadi pertimbangan kamu ialah apa sih tujuanmu dalam membangun hubungan ini? Apakah sebatas hanya ingin bersenang-senang? Kamu ingin menikah, mencari partner hidup, atau sekadar teman berkeluh kesah.

Kamu harus banget tahu apa tujuanmu. Lalu bicarakan dengan pasangan. Apabila pasangan yang mengutarakan tujuannya padamu terlebih dahulu. Tanyakan pada dirimu apakah kalian satu tujuan atau gak? Di takutkan kamu hanya butuh teman sementara dia mengingkinkan pernikahan.

Dalam hal ini, tidak ada keselarasan timbal balik antara pihak yang berinteraksi. Lebih lanjut, hubungan dapat menentukan tingkat  kedekatan dan kenyamanan antara pihak yang berinteraksi. Semakin dekat pihak-pihak tersebut, hubungan tersebut akan dibawa kepada tingkatan yang lebih tinggi.

Nah, demikian tadi beberapa hal yang wajib kamu pertimbangkan sebelum memutuskan untuk menjalin hubungan asmara. Semoga kamu mantap dan yakin dengan keputusan kamu, ya.

Kategori
Uncategorized

Etika Menggunakan Media Sosial Agar Berinteraksi Lebih Nyaman

Etika Menggunakan Media Sosial Agar Berinteraksi Lebih Nyaman

Etika Menggunakan Media Sosial Agar Berinteraksi Lebih Nyaman – Media sosial adalah sebuah media daring yang digunakan satu sama lain yang para penggunanya bisa dengan mudah berpartisipasi, berinteraksi, berbagi, dan menciptakan isi blog, jejaring sosial, wiki, forum dan dunia virtual tanpa dibatasi oleh ruang dan waktu.

Zaman sekarang komunikasi sudah lebih banyak dilakukan melalui media sosial, terlebih dengan kondisi pandemi yang membatasi ruang gerak. Dalam berinteraksi dengan pihak lain di media sosial tentu saja kita sebaiknya menjalaninya dengan etika tertentu seperti layaknya berinteraksi melalui tatap muka.

Hal tersebut tidak lain bertujuan untuk berinteraksi dengan sopan dan menjaga kenyamanan semua pihak. Berikut adalah beberapa etika yang sebaiknya kita terapkan dalam Daftar ID Club388 menggunakan media sosial.

1. Hindari oversharing
7 Etika Menggunakan Media Sosial, Agar Berinteraksi Lebih Nyaman 

Ketika menggunakan media sosial sebaiknya hindari oversharing.  Oversharing ini adalah berbagi terlalu banyak hal-hal yang sifatnya pribadi dan intim atau bahkan terlalu banyak berbagi hal-hal yang kurang bermanfaat. Hindari juga berbagi di media sosial ketika sedang berada di bawah pengaruh alkohol karena terlihat gak bertanggung jawab, ceroboh, dan rentan berujung penyesalan.

2. Beri saran hanya ketika diminta
7 Etika Menggunakan Media Sosial, Agar Berinteraksi Lebih Nyaman 

Gak hanya di media sosial, dalam kehidupan nyata pun sebaiknya kita hanya memberikan saran ketika di minta. Di media sosial banyak orang yang memberikan saran dan kritikan pada orang lain yang gak terlalu di kenal. Apabila saran dan kritik di sampaikan dengan tujuan dan bahasa yang baik, mungkin masih bisa di terima. Namun tetap lebih bijak hindari memberikan saran pada siapa saja tanpa di minta, terutama jika gak kenal dan gak bisa menggunakan bahasa yang baik dan santun.

3. Jangan menjadi typo police
7 Etika Menggunakan Media Sosial, Agar Berinteraksi Lebih Nyaman 

Typo police adalah mereka yang gemar mengoreksi kesalahan orang lain dalam penulisan yang gak sesuai kata baku, kaidah penulisan yang baik dan benar, grammar, atau bahkan pengucapan. Ketika menjadi typo police dan melaksanakan “tugas” dengan menyasar berbagai orang di media sosial dan mengoreksi di depan umum, Anda sudah menjadi orang yang sangat menyebalkan. Jika ingin mengoreksi kesalahan demikian, sampaikan dengan cara mengedukasi atau sampaikan di media tertutup, bukan mengoreksi dengan mempermalukan di depan umum.

4. Post foto teman dalam kondisi gak layak
7 Etika Menggunakan Media Sosial, Agar Berinteraksi Lebih Nyaman 

Teman yang terlihat gak layak ini misalkan hasilnya buram, teman sedang tak sengaja memejamkan mata, atau hal lain yang di luar kondisi alami teman ya intinya. Selain tindakan yang egois, kita juga tampak gak peduli perasaan dan emosi teman kita. Demikian juga ketika melakukan editing, biasakan untuk mengedit semua orang dalam foto, gak hanya mengedit wajah sendiri agar tampak paling terang, halus, dan menarik.

Jadi mari hindari kebiasaan yang berpegang pada prinsip “biarin deh dia atau mereka jelek, yang penting aku cakep.” saat mengunggah foto bersama-sama. Lagipula bukankah akan lebih menyenangkan jika dalam foto, tampak baik dan menarik semuanya?

5. Selalu minta izin sebelum mengunggah
7 Etika Menggunakan Media Sosial, Agar Berinteraksi Lebih Nyaman 

Mirip dengan poin nomor empat, kita harus memastikan bahwa teman kita mengizinkan kita mengunggah foto dengannya atau di tempat tinggalnya. Ketika berfoto di tempat tinggal orang lain, biasakan meminta izin karena tempat tinggal merupakan tempat pribadi (privacy) dan kita sebaiknya gak melanggar privacy orang lain. Selain itu, kita juga menunjukkan bahwa kita adalah pribadi yang paham etika, memiliki sopan santun, dan menghargai perasaan orang lain.

6. Perhatikan kenyamanan orang lain di tempat umum
7 Etika Menggunakan Media Sosial, Agar Berinteraksi Lebih Nyaman 

Ketika merekam sebuah momen di tempat umum dan mengunggahnya di media sosial, pastikan kita gak mengganggu kenyamanan orang lain. Hal tersebut terkait ketika merekam, kita gak terlalu bising. Pergerakan kita gak mengganggu kegiatan orang lain, dan tetap sampaian izin atau minimal permisi.

7. Etika menghubungi melalui messengger app
7 Etika Menggunakan Media Sosial, Agar Berinteraksi Lebih Nyaman 

Sebaiknya mengirimkan pesan di jam kerja jika terkait pekerjaan. Karena kita juga harus menghargai kehidupan pribadi orang lain di luar jam kerja. Hindari mengirim pesan yang bersifat spam. Dan sebaiknya langsung ke inti yang ingin disampaikan diiringi dengan salam pembuka. Dan penutup atau minimal ucapan terima kasih.

Demikian juga ketika membalas pesan, usahakan membalas dalam kurun waktu maksimal 24 jam setelah kita membaca pesan. Ketika pesan yang di kirimkan tidak kunjung di balas. Boleh mengirimkan ulang sebagai pengingat setelah 24 jam karena bisa saja penerima pesan sedang sangat sibuk. Atau ada keperluan pribadi yang menyebabkannya tidak bisa bergegas membalas pesan.

Etika dalam menggunakan media sosial yang bersinggungan dengan kehidupan sehari-hari justru kerap di abaikan. Semoga kita semua selalu menjadi manfaat dan tetap bijak dalam berinteraksi di media sosial ya!