Categories
Shopping

5 Tips Belanja Hemat Kebutuhan Pokok Secara Online

5 Tips Belanja Hemat Kebutuhan Pokok Secara Online

5 Tips Belanja Hemat Kebutuhan Pokok Secara Online – Pandemik COVID-19 belum juga berakhir. Sejak dihantam covid-19 pada Maret lalu, kegiatan keramaianpun harus dibatasi.

Restoran, kafe, warung makan tetap diperbolehkan buka, namun hanya menerima pesanan pengantaran atau bawa pulang.

Dilansir dari https://mysmumn.org walaupun tempat publik dibatasi, Kamu bisa memanfaatkan toko onlin yang menyediakan berbagai kebutuhan pokok. Berikut 5 tips di bawah ini agar tidak kalap. Simak, yuk!

1. Tentukan besaran budget 

Sebelum berbelanja, buatlah daftar kebutuhan yang ingin dibeli. Lalu, tentukan besaran budget belanja. Dengan demikian, kamu gak akan kalap. Susun daftar berdasarkan apa yang benar-benar dibutuhkan menurut skala prioritas bulan tersebut.

Patuhi daftar yang kamu bikin sendiri itu dan berusaha agar tidak curi-curi membeli hal yang di luar daftar hanya karena diskon atau lapar mata.

2. Pilihlah metode belanja online 

Langkah kedua adalah pilih metode belanja online yang paling sesuai denganmu. Misalnya, berbelanja lewat aplikasi belanja khusus jenis produk, WhatsApp, atau marketplace tertentu.

Sesuaikan pilihan dengan hal-hal yang membantu atau menguntungkanmu. Misalnya, aplikasi yang memiliki fitur kerja sama untuk potongan harga dengan bank yang kamu gunakan. Atau kemudahan-kemudahan lainnya yang cocok dengan karakter dan kebutuhan pribadimu.

3. Bandingkan harga dari beberapa supplier 

Sebelum memutuskan checkout barang, coba bandingkan harga dari beberapa supplier. Sebab, tiap supplier memiliki sistem harga yang berbeda. Ada yang mematok harga per kg, per gram, per 250 gram, dan sebagainya. Dengan membandingkan harga, kamu bisa lebih hemat lho!

4. Pilih supplier yang tepercaya 

Jangan buru-buru checkout ketika lihat harga murah, ya. Lihatlah review dari orang-orang yang sudah pernah berbelanja di toko online yang kamu kunjungi. Teliti komen-komen dari para pembeli sebelumnya. Pastikan juga kredibilitas supplier tersebut melalui rating dan ulasan lainnya terkait produk yang mereka jual serta pelayanan mereka.

5. Pilih supplier dengan produk terlengkap 

Alih-alih membeli produk di banyak supplier, lebih baik pilih salah satu. Pastikan supplier itu pinya produk lengkap sehingga kamu gak perlu checkout di banyak tempat. Dengan demikian, kamu juga bisa hemat ongkos kirim lho!

Hal-hal sederhana ini bisa bikin belanja online kamu lebih mudah, lebih hemat, dan minim kemungkinan kecewa selama berbelanja.

 

Categories
Bisnis

5 Cara Mempertahankan Bisnis di Tengah Wabah COVID-19

5 Cara Mempertahankan Bisnis di Tengah Wabah COVID-19

5 Cara Mempertahankan Bisnis di Tengah Wabah COVID-19 – Munculnya wabah COVID-19 mengubah pola interaksi suatu usaha dengan pelanggan. Terlebih lagi masyarakat yang lebih banyak dirumah membuat banyak para pebisnis menurun.

Dilansir https://stgeorgesyria.org ada beberapa cara yang dapat anda lakukan sebagai pemilik bisnis agar tetap mampu bertahan di tengah pandemi ini. Yuk simak

1. Menjaga hubungan baik dengan pelanggan 

Di situasi seperti saat ini, sebagai pemilik bisnis, kamu perlu menunjukkan empati kepada pelanggan. Para pelanggan bisnismu pasti tengah menerima setumpuk informasi terkait wabah COVID-19 beberapa waktu belakangan ini.

Tentu kamu tetap perlu menjaga komunikasi dengan pelanggan, melalui kanal media sosial atau mengirimkan surat elektronik, tapi pilihlah bahasa yang penuh empati. Susunlah komunikasi sedemikian rupa, sehingga pelanggan menangkap pesan bahwa “bisnismu hadir untuk memudahkan mereka”.

2. Promosi yang tepat 

Sekarang merupakan saat yang tepat untuk membuat promosi. Namun, kamu perlu merancang promosi yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan pelanggan di tengah situasi saat ini.Kebutuhan utama semua orang saat ini adalah keselamatan dan mampu bertahan.

Jika kamu mampu merancang program-program promosi yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan, dengan sendirinya pelanggan akan tetap setia pada bisnismu. Sebab mereka dapat merasakan ada nilai lebih yang dirasakan ketika berbelanja produk milikmu.

3. Metode pemasaran yang kreatif 

Selain program promosi itu sendiri, media untuk menginformasikan program tersebut juga harus tepat. Tentu kamu perlu mengoptimalkan pemasaran secara digital. Namun, kesesuaian audiens dari tiap kanal media sosial juga perlu kamu perhatikan. Pemasaran yang dilakukan di Instagram tentu berbeda dengan Twitter, misalnya. Kenali karakter pelanggan di masing-masing kanal media sosial ya.

4. Kelola keuangan bisnis dengan baik 

Pastikan arus kas bisnismu tetap tercatat dengan baik. Sebab di situasi sulit ini, kamu juga perlu sangat cermat dalam mengelola keuangan. Jika kamu yang masih merasa kesulitan dalam pembuatan laporan keuangan, kamu dapat memanfaatkan aplikasi laporan keuangan untuk membantumu.

Pemanfaatan aplikasi tersebut akan memudahkan kamu untuk memantau uang yang masuk dan keluar, tren penjualan, serta alokasi biaya. Dengan demikian, kamu memiliki data yang memadai untuk mengambil kebijakan terkait keuangan perusahaan, keputusan terkait strategi pemasaran, serta jumlah inventori.

5. Jangan berhenti 

Tidak ada yang mengatakan bahwa situasi ini mudah bila kamu berpikir positif, atau bersikaplah optimis agar wabah COVID-19 ini segera berakhir. Tidak ada jaminan semacam itu.

Akan tetapi, kamu benar-benar perlu mencoba tidak memiliki sugesti bahwa bisnis milikmu akan berakhir akibat pandemi ini, dan cobalah mengelola rasa panik dan stres dengan baik. Sehingga akhirnya, keputusan bisnis yang kamu ambil dapat lebih rasional dan terukur.

Sebab meski sangat sulit, sekarang bukan waktunya untuk berhenti. Kamu perlu terus memasarkan produk, berusaha menciptakan penjualan, menggaet pelanggan baru sambil mempertahankan mereka yang setia. Dan semua hal tersebut tidak akan terjadi, jika kamu berhenti.

Categories
Bisnis

Terdampak Covid-19, Ini Cara Mempertahankan Bisnis Kopi

Terdampak Covid-19, Ini Cara Mempertahankan Bisnis Kopi

Terdampak Covid-19, Ini Cara Mempertahankan Bisnis Kopi – Bisnis kopi ikut terkena imbas akibat Pandemi COVID-19. Dampak signifikan terjadi oleh  para petani dan pelaku bisnis kopi di Indonesia.

Sektor kopi mengalami tantangan penurunan harga. International Coffee Organization atau ICO dalam laporannya pada April 2020 menyebutkan bahwa penurunan produk domestik bruto dunia 1 persen berkaitan dengan menurunnya permintaan kopi sebesar 0,95 persen atau setara dengan 1,6 juta kantong 1 berukuran 60 kilogram.

Dilansir dari https://e-box-web.com di Hari Kopi Sedunia yang jatuh pada 1 Oktober, Co-Founder dan CEO Otten Coffee Jhoni Kusno serta Robin Boe membagikan bagaimana pandemi COVID-19 mempengaruhi bisnis kopi secara umum serta peluang yang dapat dimanfaatkan. Berikut ulasannya

1. Memanfaatkan platform digital

Aktivitas yang berpusat di rumah membuat masyarakat meningkatkan tren belanja daring, tak terkecuali saat berbelanja kopi. Di saat seperti sekarang ini, pengalaman meracik dan menyeduh kopi sendiri di rumah menjadi hobi baru yang cukup digandrungi para pecinta kopi, apalagi ditambah dengan mudahnya memesan dan mengakses berbagai resep kopi.

2. Mulai olah produk sebelum dipasarkan

Untuk menyiasati berkurangnya permintaan kopi di tengah pandemi saat ini, pelaku usaha dan petani kopi dapat mengolah terlebih dahulu produk mereka sebelum dijual ke pasar. Seperti misalnya pelaku usaha kopi bisa berinovasi dengan menjual kopi racikan yang bisa diseduh sendiri di rumah oleh konsumennya.

Bukan hanya kopi racikan saja, pelaku usaha kopi juga bisa menjual bubuk atau biji kopi dan aneka camilan lainnya yang cocok untuk menemani minum kopi. Sementara itu, bagi produsen dan petani kopi juga dapat mengolah produknya agar bisa disimpan lebih lama.

3. Menjaga kebersihan 

Kopi merupakan salah satu komoditas pertanian penting yang menggerakkan roda perekonomian di berbagai negara, termasuk Indonesia melalui penciptaan lapangan kerja dan pengentasan kemiskinan.

Jhoni dan Otten Coffe baru-baru ini juga mengajak masyarakat agar berpartisipasi mendukung keberlangsungan produktivitas kopi lokal lewat program Bibit Untuk Indonesia.

Bibit Untuk Indonesia adalah program pengadaan bibit untuk petani Single Origin Nusantara sekaligus bentuk dukungan Otten Coffee terhadap upaya pemerintah untuk mendorong pertumbuhan industri kopi di tengah pandemi.

Categories
Uncategorized

Tak Jadi BAB, Mariyono Temukan Mayat Yang Membusuk

Tak Jadi BAB, Mariyono Temukan Mayat Yang Membusuk

Tak Jadi BAB, Mariyono Temukan Mayat Yang Membusuk – Niat Mariyono ingin buang hajat di Sungai Semang urung terlaksana, lantaran dirinya menemukan sosok mayat yang telah membusuk di tepian aliran kali tersebut.

Padahal warga Desa Gempol Kecamatan Rejoso Kabupaten Nganjuk  sudah kebelet ingin buang air besar di sungai tersebut pada Rabu.

Dilansir dari https://worcestershiresoldier.org cerita ini bermula saat pria berusia 45 tahun itu hendak buang hajat pada Rabu siang sekira pukul 12.00 WIB. Ketika sampai di dekat lokasi tempatnya untuk BAB, Mariyono kaget melihat jasad mayat yang sudah membusuk di tepian sungai.

Lantaran itu, dia bergegas pulang ke rumah dan langsung menelepon aparat linmas setempat. Informasi tersebut kemudian diteruskan ke Kepala Desa Gempol, Sumarsono.

Mendengar kabar tersebut, Sumarsono langsung bergegas ke lokasi untuk memastikan temuan mayat yang sudah membusuk.

Temuan ini lantas dilaporkan ke Kepolisian Sektor (Polsek) Rejoso.

“Mayatnya laki-laki yang memang sudah membusuk,” kata Kapolsek Rejoso AKP Burhanudin Rabu (30/9/2020).

Aparat kepolisian yang menerima laporan tersebut bergegas ke lokasi.

Berdasarkan pada hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan di tubuh mayat tersebut.

Mayat sulit dikenali

“Mr X ini tanpa identitas, jenis kelamin laki-laki, tidak berpakaian dan jenazah sudah mengalami pembusukan. Kemudian jenazah dibawa ke RS Bhayangkara Nganjuk,” kata Burhanudin.

Mayat yang ditemukan warga ini memang sudah tak bisa dikenali. Meski begitu, jasad tersebut memiliki ciri-ciri tinggi sekitar 160 centimeter, kulit sawo matang, laki-laki, rambut, kumis dan jenggot berwarna putih.

Kini, kasus temuan mayat membusuk ini masih didalami aparat. Polisi telah memintai keterangan beberapa saksi. Aparat kepolisian juga sudah memintakan visum et repertum (VER) atas mayat tersebut.

Categories
Society

Kasus Kematian Virus Corona Covid-19 Tembus Satu Juta Di Dunia

Kasus Kematian Virus Corona Covid-19 Tembus Satu Juta Di Dunia

Kasus Kematian Virus Corona Covid-19 Tembus Satu Juta Di Dunia – Universitas Johns Hopkins mencatat kasus kematian akibat virus corona sudah menembus angka satu juta secara global.

Pada Januari, disaat virus corona mulai menyebar ke negara lain di luar Wuhan, China, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sudah menyatakan sebagai darurat kesehatan global, tetapi tidak secara resmi dianggap sebagai pandemi global hingga Maret.

Dilansir dari https://mediaperformanceinstitute.com ilmuwan banyak yang berlomba untuk mengembangkan vaksin Covid-19 dan mencari pengobatan potensial untuk penyakit pernapasan tersebut.

Selain itu, banyak negara yang memberlakukan lockdown atau PSBB serta protokol kesehatan 3M, yaitu mencuci tangan, menjaga jarak, dan memakai masker, dengan harapan dapat menahan penyebaran virus dan mengurangi jumlah kematian.

Namun, ketika beberapa negara mulai membuka kembali pembatasan wilayah mereka, lonjakan kasus kembali terjadi dan ini dapat memicu gelombang kedua pandemi virus corona.

“Memang ada negara yang baik-baik saja, tetapi ada negara bagian yang mulai menunjukkan peningkatan kasus dan bahkan, beberapa peningkatan pasien rawat inap. Dan saya harap tidak, kita mungkin akan mulai melihat peningkatan dalam kasus kematian,” jelas Dr. Anthony Fauci, pakar penyakit menular AS.

Fauci mengatakan sekarang adalah waktu untuk melipatgandakan langkah-langkah kesehatan masyarakat dalam upaya menghindari penutupan wilayah atau lockdown.

Di Inggris, sejumlah wailayah telah ‘dipaksa’ untuk memasuki kembali periode penguncian atau lockdown setelah lonjakan kasus Covid-19, dan direktur regional WHO untuk Eropa, Hans Kluge, mengatakan hal itu seharusnya menjadi peringatan.

Amerika Serikat, yang memiliki lebih dari 7,1 juta kasus Covid-19, saat ini ‘memimpin dunia’ dalam kasus kematian terkait virus corona dengan total hampir 205.000. Sementara itu, Brasil berada di posisi kedua dengan hampir 142.000 kasus kematian Covid-19.