Categories
Uncategorized

Tak Jadi BAB, Mariyono Temukan Mayat Yang Membusuk

Tak Jadi BAB, Mariyono Temukan Mayat Yang Membusuk

Tak Jadi BAB, Mariyono Temukan Mayat Yang Membusuk – Niat Mariyono ingin buang hajat di Sungai Semang urung terlaksana, lantaran dirinya menemukan sosok mayat yang telah membusuk di tepian aliran kali tersebut.

Padahal warga Desa Gempol Kecamatan Rejoso Kabupaten Nganjuk  sudah kebelet ingin buang air besar di sungai tersebut pada Rabu.

Dilansir dari https://worcestershiresoldier.org cerita ini bermula saat pria berusia 45 tahun itu hendak buang hajat pada Rabu siang sekira pukul 12.00 WIB. Ketika sampai di dekat lokasi tempatnya untuk BAB, Mariyono kaget melihat jasad mayat yang sudah membusuk di tepian sungai.

Lantaran itu, dia bergegas pulang ke rumah dan langsung menelepon aparat linmas setempat. Informasi tersebut kemudian diteruskan ke Kepala Desa Gempol, Sumarsono.

Mendengar kabar tersebut, Sumarsono langsung bergegas ke lokasi untuk memastikan temuan mayat yang sudah membusuk.

Temuan ini lantas dilaporkan ke Kepolisian Sektor (Polsek) Rejoso.

“Mayatnya laki-laki yang memang sudah membusuk,” kata Kapolsek Rejoso AKP Burhanudin Rabu (30/9/2020).

Aparat kepolisian yang menerima laporan tersebut bergegas ke lokasi.

Berdasarkan pada hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan di tubuh mayat tersebut.

Mayat sulit dikenali

“Mr X ini tanpa identitas, jenis kelamin laki-laki, tidak berpakaian dan jenazah sudah mengalami pembusukan. Kemudian jenazah dibawa ke RS Bhayangkara Nganjuk,” kata Burhanudin.

Mayat yang ditemukan warga ini memang sudah tak bisa dikenali. Meski begitu, jasad tersebut memiliki ciri-ciri tinggi sekitar 160 centimeter, kulit sawo matang, laki-laki, rambut, kumis dan jenggot berwarna putih.

Kini, kasus temuan mayat membusuk ini masih didalami aparat. Polisi telah memintai keterangan beberapa saksi. Aparat kepolisian juga sudah memintakan visum et repertum (VER) atas mayat tersebut.

Categories
Uncategorized

Alasan Gak Perlu Terlalu Cepat Menjalin Hubungan Asmara

Alasan Gak Perlu Terlalu Cepat Menjalin Hubungan Asmara, Anti Nyesel

Alasan Gak Perlu Terlalu Cepat Menjalin Hubungan Asmara – Ketika perasaan cinta muncul, seseorang ada yang memilih langsung menyatakannya dan adapula yang menunggu hingga waktu yang tepat. Namun menyatakan’Aku mencintaimu’terlalu cepat sepertinya bukan ide yang bagus.

Beberapa orang memutuskan untuk membangun hubungan asmara karena keinginan sendiri dan memang siap berkomitmen. Tapi nyatanya, gak semua orang seperti itu. Sebagian lagi, ada yang menjalin hubungan dengan tergesa-gesa karena beberapa faktor.

Sayangnya, menjalin hubungan asmara terlalu cepat juga bisa memiliki dampak negatif. Untuk menghindari penyesalan di kemudian hari, lebih baik kamu gak perlu terlalu cepat menjalin suatu hubungan. Di bawah ini adalah beberapa alasannya. Yuk, langsung dicek!

Untuk sekadar menghindari tekanan sosial dari lingkungan sekitar

Dilansir taupier.net tekanan sosial dari lingkungan atau masyarakat, memang sering kali membuat kita hilang kesabaran. Tapi, jangan sampai kamu menjalin hubungan dengan terburu-buru karena hal ini ya!

Ketika gak ada ketulusan, rasa cinta, dan komitmen yang serius, hampir bisa dipastikan sebuah hubungan asmara gak akan bertahan lama. Bukan hanya kamu bisa menyakiti orang lain, tapi kamu sendiri juga bisa terkena dampak negatifnya.

Kamu dan orang tersebut mungkin belum terlalu mengenal satu sama lain dalam waktu relatif singkat

Alasan selanjutnya yakni karena kamu dan orang tersebut mungkin belum benar-benar mengenal satu sama lain. Untuk menjalin hubungan, tentunya kamu perlu cukup waktu untuk benar-benar bisa memahami karakter dan kepribadiannya secara menyeluruh.

Jika nantinya kamu tahu bahwa personality kalian ternyata gak kompatibel antara satu sama lain, maka gak akan ada penyesalan atau sakit hati lantaran terlalu cepat menjalin hubungan asmara yang pada akhirnya harus kandas di tengah jalan.

Anda Terlihat Seperti Tipe yang Obsesif

Takut akan kesepian dan merasa perlu dicintai oleh seseorang

Kalau kamu menjalin hubungan hanya didasarkan pada perasaan takut kesepian, coba pikirkan kembali! Pada dasarnya, setiap orang perlu merasa cukup dan bahagia dengan dirinya sendiri.

Saat berpikir kamu butuh orang lain untuk bahagia, percayalah hal itu bisa menyakiti dirimu di masa depan! Sama halnya ketika kamu merasa perlu dicintai oleh seseorang.

Mendapatkan cinta dari orang lain memang hal yang baik, tapi gak ada yang bisa mengalahkan cinta dari dirimu sendiri. Jadi, belajarlah untuk mencintai dan menghargai diri kamu sendiri terlebih dulu!

Hanya karena kamu ingin cepat-cepat move on dari hubungan yang gagal sebelumnya

Masih ada orang yang menganggap move on itu berarti menjalin hubungan baru dengan orang lain. Padahal, gak harus seperti itu. Seharusnya, move on dimaknai dengan perasaan baik-baik saja alias gak lagi sakit hati ketika mengingat hubunganmu yang lama.

Selain itu, move on juga bisa berarti bahwa kamu sudah menemukan banyak hal lain yang bisa membuatmu bahagia. Kalau kamu membangun hubungan baru dengan dalih move on, sangat besar kemungkinannya hubunganmu nanti gak akan berjalan mulus.

Hubungan yang dijalani dengan terburu-buru bisa mengakibatkan relationship burnout

Hubungan yang dijalani perlahan tapi pasti, jauh lebih meyakinkan dibanding yang terburu-buru. Pasalnya, ketika kamu membangun sebuah hubungan dengan tempo serba cepat, maka akan ada masanya di mana kamu dan pasangan merasa jenuh atau letih.

Apalagi jika kalian selalu menghabiskan waktu bersama, hingga gak punya personal space masing-masing. Jangan heran kalau nantinya kalian malah merasa lelah dan kerap berpikiran untuk menyudahi hubungan tersebut.

Itulah alasan penting mengapa kamu gak perlu buru-buru dalam menjalin hubungan asmara. Selain faktor internal, ada juga faktor eksternal yang patut kamu pertimbangkan. Daripada menyesal belakangan, lebih baik hindari hal-hal yang malah akan menyakiti dirimu sendiri ya!

Categories
Uncategorized

Hello world!

Welcome to WordPress. This is your first post. Edit or delete it, then start writing!