Kategori
Society

Longsor Terjadi di Kediri & Tembok Rumah Warga Ambrol

Longsor Terjadi di Kediri & Tembok Rumah Warga Ambrol

Longsor Terjadi di Kediri & Tembok Rumah Warga Ambrol – Longsor atau sering disebut gerakan tanah adalah suatu peristiwa geologi yang terjadi karena pergerakan masa batuan atau tanah dengan berbagai tipe dan jenis seperti jatuhnya bebatuan atau gumpalan besar tanah. Secara umum kejadian longsor disebabkan oleh dua faktor yaitu faktor pendorong dan faktor pemicu.

Hujan deras yang terjadi selama 12 jam, membuat tebing penahan jalan di Desa Pamongan, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, longsor. Tebing setinggi 5 meter ini longsor dan menimpa rumah milik warga bernama Sukati (42).

Material longsor membuat poker deposit pulsa 10rb tembok rumah bagian ruang tamu, kamar tidur dan dapur ambrol. Beruntung, pemilik rumah bisa segera menyelamatkan diri saat longsor terjadi.

1. Hujan deras sejak siang hari
Tembok Rumah Warga di Kediri Ambrol Terkena Longsor

Sukati, menuturkan peristiwa longsor ini terjadi pada Minggu (13/12/2020) petang, sekitar pukul 18.00 WIB. Saat itu hujan deras turun sejak siang hari. Waktu kejadian mereka sedang berkumpul di ruang keluarga.

“Tiba-tiba terdengar suara gemuruh dari samping rumah, ternyata tebing di tepi jalan longsor menerjang dinding,” ujarnya, Senin (14/12/2020).

2. Material masuk ke dalam rumah

Dengan terpincang karena kakinya sakit, Sukati bersama suaminya Gito dan anaknya Adar Ramadani menyelamatkan diri. Mereka berlari ke arah kandang sapi di samping rumahnya.

Rumah Sukati sendiri berada di tepi jalan raya. Bagian dinding rumah berbatasan langsung dengan plengsengan jalan setinggi kurang lebih 5 meter yang runtuh itu. “Dinding rumah jebol tertimpa longsor, material juga masuk ke dalam rumah,” jelasnya.

3. Pembersihan material dilakukan pagi hari
Tembok Rumah Warga di Kediri Ambrol Terkena Longsor

Pasca kejadian, tim BPBD Kabupaten Kediri bersama aparat kepolisian dan TNI langsung ke lokasi. Mereka baru bisa melakukan pemebersihan material longsor pada Senin pagi.

Untuk sementara waktu, Gito dan keluarga memilih mengungsi ke rumah orangtuanya untuk menghindari longsor susulan. Apalagi, intensitas hujan yang turun cukup deras. “Semalam kami mengungsi ke rumah orang tua. Baru pagi hari ini kembali untuk menyelamatkan barang-barang,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *