Kategori
Relationship

Jangan Pacaran Dulu kalau Kamu Baru Saja Patah Hati

Jangan Pacaran Dulu kalau Kamu Baru Saja Patah Hati

Jangan Pacaran Dulu kalau Kamu Baru Saja Patah Hati – Patah hati adalah metafora umum yang di gunakan untuk menjelaskan sakit emosional atau penderitaan mendalam yang di rasakan seseorang setelah kehilangan orang yang di cintai, melalui kematian, perceraian, putus hubungan, terpisah secara fisik atau penolakan cinta.

Jatuh cinta dan patah hati adalah dua hal yang tak bisa di hindari. Dan merupakan suatu hal yang normal bila hubunganmu berakhir putus jika sudah merasa tidak cocok dengan pasangan.

Namun jika memang seperti itu sangat tidak di sarankan untuk langsung pacaran lagi dengan orang lain. Ada banyak alasan masuk akal Daftar ID Club388 mengapa jangan pacaran dulu jika kamu baru saja patah hati, berikut ini adalah alasan di antaranya.

1. Tanpa sadar kamu hanya mencari pelampiasan
Jangan Pacaran Dulu kalau Kamu Baru Saja Patah Hati, Ini 5 Alasannya!

Alasannya yang pertama kenapa jangan pacaran dulu kalau kamu baru saja patah hati ialah karena bisa saja tanpa sadar dirimu hanya mencari pelampiasan. Karena tak di pungkiri bahwa ada banyak orang yang seperti itu, takut kesepian setelah putus jadi langsung pacaran lagi dengan orang yang baru. Atau tanpa sadar menggunakan kehadiran kekasih yang baru demi menyembuhkan luka hati.

2. Hatimu belum benar-benar siap untuk mencintai lagi
Jangan Pacaran Dulu kalau Kamu Baru Saja Patah Hati, Ini 5 Alasannya!

Jika kamu baru saja patah hati maka jangan pacaran dulu, akan tetapi berilah waktu pada hatimu untuk beristirahat dan menyembuhkan luka. Karena kalau di paksakan justru lama-lama bisa mati rasa dan tak menemukan kebahagiaan di dalam hubungan yang baru, lho. Tentu kamu tidak mau seperti itu, kan?

3. Luka hatimu bisa mempengaruhi hubungan yang baru
Jangan Pacaran Dulu kalau Kamu Baru Saja Patah Hati, Ini 5 Alasannya!

Kemudian alasan lainnya adalah karena luka hatimu bisa mempengaruhi hubungan yang baru. Sebab kamu langsung pacaran dan menjalin hubungan lagi saat dirimu baru saja putus dan patah hati. Kasihan pasanganmu yang baru kalau dia malah terkena dampak dari sakit hati dan luka akibat hubunganmu yang lalu. Jadi jangan pacaran dulu, ya.

4. Sulit memastikan apakah cinta yang kamu rasakan tulus atau tidak
Jangan Pacaran Dulu kalau Kamu Baru Saja Patah Hati, Ini 5 Alasannya!

Jika kamu baru saja putus dan patah hati, akan sangat sulit untuk memastikan apakah rasa cintamu benar-benar tulus untuk kekasih yang baru. Karena melupakan seorang mantan yang baru saja berpisah denganmu tentu tidaklah mudah, dan tidak semua orang bisa langsung berpindah hati dan mencintai orang baru begitu saja, kan. Maka dari itu janganlah terburu-buru pacaran lagi ketika kamu baru patah hati, agar tidak ada yang tersakiti dan di paksakan nantinya.

5. Supaya kamu gak di cap gampangan
Jangan Pacaran Dulu kalau Kamu Baru Saja Patah Hati, Ini 5 Alasannya!

Dan alasannya yang terakhir sangat masuk akal, yaitu agar dirimu tidak di cap sebagai orang yang gampangan dan playboy. Karena orang-orang cenderung hanya menilai dari apa yang mereka lihat. Jadi kalau kamu langsung pacaran ketika baru saja putus. Dan patah hati nanti malah orang-orang mengira kalau kamu memang hobi gonta-ganti pacar. Nama baik dan citramu yang akan rusak nantinya.

Kalau kamu patah hati maka istirahatkanlah hatimu sementara waktu.  Dan sembuhkan luka hatimu pelan-pelan, karena seperti penjelasan di atas justru gak baik kalau kamu langsung pacaran lagi.

Kategori
Relationship

Hal Ini Bisa Bikin Hubungan Gak Lanjut ke Pernikahan

Hal Ini Bisa Bikin Hubungan Gak Lanjut ke Pernikahan

Hal Ini Bisa Bikin Hubungan Gak Lanjut ke Pernikahan – Pernikahan adalah upacara pengikatan janji nikah yang dirayakan atau dilaksanakan oleh dua orang dengan maksud meresmikan ikatan perkawinan secara norma agama, norma hukum, dan norma sosial. Upacara pernikahan memiliki banyak ragam dan variasi menurut tradisi suku bangsa, agama, budaya, maupun kelas sosial.

Kalau ada yang baru putus apalagi batal menikah, pasti gak sedikit yang langsung berkomentar, ‘Duh, kok bisa? Padahal pacarannya sudah lama banget, lho. Apa gak sayang?’ Semoga sih, kamu gak pernah ada di posisi yang mendapatkan komentar seperti itu ya!

Pertanyaan seperti itu pasti bikin kamu bingung bagaimana akan menjawabnya. Hati masih sedih, masih pula harus menjelaskan hal-hal yang sangat pribadi. Ya, lamanya pacaran memang gak menjamin hubungan akan sukses dibawa ke situs daftar idn poker online pernikahan kok. Ini sebab-sebabnya!

1. Makin ke sini makin kelihatan ketidakcocokkannya 
Lama Pacaran, 5 Hal Ini Bisa Bikin Hubungan Gak Lanjut ke Pernikahan

Di awal-awal pacaran, rasanya semua otomatis cocok. Kalian selalu kompak. Kalaupun ada perbedaan pendapat, bisa dengan mudah saling mengalah sehingga tetap serasi dalam tindakan.

Namun seiring berjalannya waktu, ternyata perbedaannya makin prinsipiel. Gak ada lagi yang mudah mengalah. Akhirnya pilihannya cuma dua, yang lebih dominan memaksakan pendapatnya atau masing-masing jalan sendiri.

2. Gak kunjung mengantongi restu orangtua 
Lama Pacaran, 5 Hal Ini Bisa Bikin Hubungan Gak Lanjut ke Pernikahan

Paham kok, cinta perlu diperjuangkan. Namun kalau tak kunjung ada hasil yang positif, siapa pun bisa merasa lelah. Bahkan, merasa semua usaha yang dilakukan hanyalah kesia-siaan.

Daripada hidup seperti gak ada kemajuan, akhirnya memilih menyerah. Belajar untuk melupakan mantan sekaligus belajar mencintai yang lebih mungkin lekas direstui orangtua. Benar-benar kasih tak sampai, nih.

3. Hubungan kepalang hambar, lalu bertemu orang yang dirasa lebih tepat 
Lama Pacaran, 5 Hal Ini Bisa Bikin Hubungan Gak Lanjut ke Pernikahan

Menjaga kehangatan hubungan memang butuh usaha, sih. Lalai sedikit, bisa-bisa hubungan berubah seperti sayur tanpa garam alias hambar. Semua kebersamaan rasanya cuma buat mengikuti kepantasan saja.

Namun, dalam hati sudah gak ada rasa yang seperti dahulu. Celakanya, sebelum bisa mengembalikan kehangatan, hadir orang lain yang terasa lebih menggugah jiwa. Kalau sudah begini, biasanya hubungan sukar diselamatkan.

4. Memang punya kriteria berbeda antara pacar dengan suami/istri 
Lama Pacaran, 5 Hal Ini Bisa Bikin Hubungan Gak Lanjut ke Pernikahan

Biasanya, orang memang akan jauh lebih selektif kalau sudah membicarakan kriteria suami atau istri. Sekadar rasa suka atau daya tarik fisik tidaklah cukup. Ada banyak banget pertimbangannya.

Gak heran sih, karena mereka akan berpartner membesarkan anak-anak dan melalui banyak kesukaran hidup bersama. Lain dengan pacaran yang hubungannya gak sedalam itu. Kalau mau berpisah juga gak terlalu banyak dampaknya.

5. Pada akhirnya merasa lebih cocok menjadi teman saja, bukan pasangan hidup 
Lama Pacaran, 5 Hal Ini Bisa Bikin Hubungan Gak Lanjut ke Pernikahan

Gak ada ribut-ribut. Gak ada ketidakcocokkan. Hanya saja, kecocokannya ternyata bukan sebagai pasangan hidup melainkan lebih ke sekadar teman. Kadang memang sulit membedakan rasa sayang pada pacar dengan pada sahabat.

Inilah kenapa setelah banyak tahun terlewati baru sadar bahwa sepertinya mereka memang tidak di takdirkan untuk menjadi pasangan suami istri. Biasanya sih, perpisahan dengan kondisi begini terjadi secara baik-baik.

Bahkan persahabatan masih bisa berlanjut sampai jauh ke masa depan. Dari mantan pacar berubah menjadi seperti bagian dari keluarga. Tetap saling dukung meski masing-masing sudah berkeluarga.

Jodoh memang misteri. Yang pacaran lama belum tentu akan bisa di kekalkan dengan ikatan pernikahan. Yang sudah menikah pun gak bisa di pastikan aman dari kemungkinan perpisahan.

Jadi, sudah gak layak lagi buat berkomentar, ‘Duh, sayang banget,’ pada mereka yang hubungannya harus kandas. Itu sama sekali gak menghibur dan malah cuma bikin langitnya makin mendung.

Kategori
Relationship

Alasan Terlalu Sering Chat Membuatmu Cepat Jenuh saat Pacaran

Alasan Terlalu Sering Chat Membuatmu Cepat Jenuh saat Pacaran

Alasan Terlalu Sering Chat Membuatmu Cepat Jenuh saat Pacaran – Pacaran merupakan proses perkenalan antara dua insan manusia yang biasanya berada dalam rangkaian tahap pencarian kecocokan menuju kehidupan berkeluarga yang dikenal dengan pernikahan. Tradisi pacaran memiliki variasi dalam pelaksanaannya dan sangat dipengaruhi oleh tradisi individu-individu dalam masyarakat yang terlibat.

Dimulai dari proses pendekatan, pengenalan pribadi, hingga akhirnya menjalani hubungan afeksi yang ekslusif. Perbedaan tradisi dalam pacaran, sangat dipengaruhi oleh agama dan kebudayaan yang dianut oleh seseorang.

Komunikasi adalah hal yang krusial saat pacaran. Lewat komunikasi, kamu bisa tahu idn poker apa yang dia lakukan, dimana dia berada, dengan siapa, pokoknya merasa lebih dekat walaupun dipisahkan oleh jarak. Sayangnya, terlalu sering komunikasi gak disarankan karena dapat membuatmu lebih cepat jenuh saat pacaran.

1. Merasa gak punya space sedikit pun
5 Alasan Terlalu Sering Komunikasi Membuatmu Cepat Jenuh saat Pacaran

Komunikasi setiap hari itu bagus, tapi kalau setiap menit harus komunikasi, kamu pasti malas sendiri. Rasa malas inilah yang membuatmu lebih cepat jenuh karena merasa gak punya space sedikit pun untuk ngelakuin me time.

Padahal dengan adanya me time, kamu bisa introspeksi tentang banyak hal dalam hidupmu. Jadi, hari-harimu gak melulu tentang dia dan dia.

2. Keseringan komunikasi membuat rasa penasaranmu hilang
5 Alasan Terlalu Sering Komunikasi Membuatmu Cepat Jenuh saat Pacaran

Kebanyakan komunikasi secara gak langsung menghilangkan rasa penasaranmu, lho! Dari caranya berbicara, kamu sudah bisa menilai seperti apa dia yang sebenarnya. Bahkan kalau dia punya rahasia pun, pada akhirnya kamu juga tahu karena dia membeberkannya padamu.

Akibatnya, kamu lebih cepat bosan karena gak ada hal lain yang ingin kamu ketahui tentangnya. Semua sudah terlihat jelas, membuatmu merasa kalau hubunganmu “B” saja.

3. Gak ada topik yang menarik untuk dibicarakan
5 Alasan Terlalu Sering Komunikasi Membuatmu Cepat Jenuh saat Pacaran

Logikanya, mau bicarain apa lagi kalau semuanya sudah dibicarakan dalam komunikasi sehari-hari? Gak heran kalau momen ngedate menjadi hambar karena sudah kehabisan topik pembicaraan. Ujung-ujungnya, sibuk sama gadget masing-masing.

Kalau begini terus, pasti bosan kan? Maka dari itu, kurangilah intensitas komunikasi. Simpan lah beberapa topik untuk dibahas saat kencan berikutnya, sehingga suasana kencan terasa menyenangkan.

4. Hubungan lebih rentan terjadi masalah
5 Alasan Terlalu Sering Komunikasi Membuatmu Cepat Jenuh saat Pacaran

Percaya atau gak, hubunganmu bisa lebih rentan terhadap masalah kalau kebanyakan komunikasi. Saat sedang asyik chatting, misalnya, tiba-tiba kamu ke toilet dan gak membalas chat-nya selama beberapa menit, dia mungkin akan marah. Atau mungkin menuduhmu yang aneh-aneh.

Masalah lagi, kan? Inilah yang terkadang membuatmu bosan pacaran karena hal-hal kecil pun bisa jadi masalah. Mengembalikan situasi seperti semula pun butuh proses panjang, bikin malas.

5. Menumbuhkan benih-benih bucin yang membuat kalian gak nyaman
5 Alasan Terlalu Sering Komunikasi Membuatmu Cepat Jenuh saat Pacaran

Terlalu sering komunikasi secara gak langsung membuat salah satu dari kalian menjadi bucin. Sebentar saja gak dikabarin, langsung ngambek, mogok ngomong, ngeblock, dan lain-lain. Gak nyaman banget, kan?

Perasaan gak nyaman inilah yang secara perlahan akan menumbuhkan rasa bosan. Dan pada akhirnya membuat salah satu berselingkuh untuk mendapatkan kenyamanannya kembali.

Menjaga komunikasi tetap lancar saja sudah cukup, jadi gak perlu harus komunikasi secara berlebihan. Kalau ternyata pacarmu gak suka, ujung-ujungnya malah putus.

Kategori
Relationship

Tanda Kalau Kamu dan Pacar Sama-sama Insecure dalam Hubungan

Tanda Kalau Kamu dan Pacar Sama-sama Insecure dalam Hubungan

Tanda Kalau Kamu dan Pacar Sama-sama Insecure dalam Hubungan – Pacaran merupakan proses perkenalan antara dua insan manusia yang biasanya berada dalam rangkaian tahap pencarian kecocokan menuju kehidupan berkeluarga yang dikenal dengan pernikahan.

Tradisi pacaran memiliki variasi dalam pelaksanaannya dan sangat dipengaruhi oleh tradisi individu-individu dalam masyarakat yang terlibat. Dimulai dari proses pendekatan, pengenalan pribadi, hingga akhirnya menjalani hubungan afeksi yang ekslusif. Perbedaan tradisi dalam pacaran, sangat dipengaruhi oleh agama dan kebudayaan yang dianut oleh seseorang.

Memiliki rasa insecure atau takut adalah hal yang biasa karena hampir setiap orang memilikinya. Yang menjadi pertanyaan adalah bagaimana kalau kamu dipasangkan dengan orang yang juga insecure?

Baik kamu maupun pacar, kalian mungkin gak pernah menunjukkan rasa insecure ini kepada satu sama lain. Namun, lima tanda ini setidaknya menjadi bukti kalau kamu dan pacar merasa insecure dalam poker99 asia hubungan.

1. Sama-sama gak bisa jauh satu sama lain
5 Tanda Kalau Kamu dan Pacar Sama-sama Insecure dalam Hubungan

Insecure yang terjadi di sini adalah sama-sama takut kehilangan. Akibatnya, kalian gak bisa jauh satu sama lain. Ke mana pun kamu pergi, dia harus tahu. Begitu pula sebaliknya.

Takut kehilangan sebenarnya wajar, tapi kalau kalian gak bisa mengontrol rasa takut ini, maka dapat menimbulkan sikap over protective. Sikap yang otomatis membawa bencana bagi hubungan kalian.

2. Sering membandingkan hubungan kalian yang dulu dan sekarang
5 Tanda Kalau Kamu dan Pacar Sama-sama Insecure dalam Hubungan

Di sini kalian insecure kalau hubungan yang kalian harapkan akan lebih baik dari yang dulu, ternyata gak sesuai harapan. Makanya kalian melakukan perbandingan sebagai reminder kepada pasangan agar dia bisa berubah menjadi pacar terbaik.

Sejatinya gak apa-apa kalau memang tujuannya baik. Namun, yang menjadi masalah adalah ketika kamu memaksanya untuk berubah dalam waktu cepat. Padahal, berubah itu ada proses dan pastinya butuh waktu.

3. Ingin mendapat pengakuan dari pasangan
5 Tanda Kalau Kamu dan Pacar Sama-sama Insecure dalam Hubungan

Kalian yang sama-sama insecure pasti sering menyuruh pasangan untuk mengakui hubungan yang saat ini dijalani. Entah itu dengan mengunggah kemesraan di sosial media, memperkenalkan kepada orang tua, teman, dan lain sebagainya.

Sah-sah saja, tapi gak semua orang mau blak-blakan atau show off sama hubungannya. Kalau kamu atau dia terus menuntut, jangan harap kalau hubungan kalian bisa berjalan baik.

4. Langsung curiga kalau salah satu senyam-senyum sama handphone
5 Tanda Kalau Kamu dan Pacar Sama-sama Insecure dalam Hubungan

Pernah senyam-senyum saat ngeliat handphone? Pastinya, apalagi kalau temanmu tiba-tiba mengirim meme. Sayangnya, pacarmu yang insecure itu langsung curiga dan menuduhmu punya simpanan selain dia. Begitu pula dengan kamu, karena kamu pun insecure sama hubungan.

Apakah ini baik? Tentunya tidak. Sikap saling curiga jelas akan membawa kehancuran bagi hubungan. Makanya coba bangun sikap trust, supaya hubungan selalu baik.

5. Self-love benar-benar langka dalam hubungan kalian
5 Tanda Kalau Kamu dan Pacar Sama-sama Insecure dalam Hubungan

Bagaimana kalian mau mencintai diri sendiri kalau kalian sendiri merasa insecure? Hal ini tentu akan menjadi sangat langka, yang akhirnya membuat kalian sulit mencintai pasangan sendiri. Kalau seperti ini, yakin hubungan kalian akan bertahan?

Sebelum mencintai orang lain, belajarlah mencintai diri sendiri terlebih dahulu. Sehingga cinta yang kalian berikan nanti benar-benar tulus dan yang terbaik. Alhasil, hubungan awet deh!

Bertahan dengan sikap insecure tidaklah dianjurkan, apalagi kalau mau pacaran. Belajarlah membangun trust, confidence, dan self-love agar hubungan yang kalian jalani berjalan baik sesuai harapan

 

 

Kategori
Relationship

Realita Hubungan Asmara yang Harus Diingat

Realita Hubungan Asmara yang Harus Diingat, Tak Seindah Kelihatannya

Realita Hubungan Asmara yang Harus Diingat – Tidak ada seorang pun yang mengharapkan hubungan percintaannya kandas begitu saja. Semua orang yang berpasangan pasti mengharapkan hubungan yang langgeng dan juga berkualitas. Hubungan asmara adalah salah satu sumber kebahagiaan terbesar yang bisa dirasakan manusia.

Itu karena manusia memang diciptakan saling berpasangan antara laki-laki dan perempuan. Terutama kalau kamu bisa menemukan pasangan yang baik dan cocok denganmu, kamu pasti sangat senang. Tapi sadarkah kamu bahwa sebaik apapun pasangan dan secocok apapun kamu dengan pasangan, terkadang Deposit Poker IDNPlay 10000 Terpercaya hubungan asmara juga bisa jadi penyebab duka?

Itu adalah hal yang wajar, namun sayang terkadang orang melupakannya begitu saja. Inilah realita hubungan asmara yang harus dicamkan oleh siapapun yang sedang atau ingin menjalin hubungan.

Merasa bosan itu wajar

Sadari juga bahwa secocok apapun kamu dan pasangan, kebosanan dalam hubungan bisa sewaktu-waktu muncul. Itu adalah hal yang wajar. Memang, terkadang penyebab kebosanan adalah diri kita sendiri, misalnya tidak mencoba hal-hal baru dalam hubungan sehingga terasa begitu-begitu saja. Atau mungkin kamu atau dia memang tipe orang yang mudah bosan.

Tapi sebenarnya meskipun kalian sudah berusaha supaya hubungan tidak membosankan, kebosanan itu tetap bisa muncul lho. Apalagi kalau hubungan kalian sudah berjalan beberapa tahun. Maka gak perlu marah berlebihan kalau pasanganmu tiba-tiba mulai bosan, dan gak perlu merasa berdosa kalau suatu saat kamu yang mulai bosan.

Merasa bosan itu tidak salah. Yang salah adalah kalau kamu malah mencoba berpaling pada orang lain saat mulai bosan. Maka saat merasa bosan, yang harus dilakukan adalah berusaha mengusir kebosanan itu. Kalau kebosanan itu sudah hilang, pasti kamu akan merasa bahagia lagi dalam hubunganmu.

Masa pacaran umumnya tak seindah masa PDKT

Ini juga realita yang terkadang dilupakan, terutama oleh orang yang baru menjalin hubungan. Seringkali mereka kaget melihat sifat pasangan yang berbeda saat sudah menjalin hubungan dibanding saat masih PDKT. Bisa jadi mereka merasa kecewa karena seolah sudah ditipu oleh pasangan. Padahal pasangannya sama sekali tak berniat menipu.

Saat PDKT, setiap orang pasti akan selalu berusaha menampilkan sisi baik dalam dirinya. Maka gak usah heran jika pasanganmu seolah berubah setelah sudah menjalin hubungan. Sebenarnya ia bukan berubah, tapi kepribadian aslinya baru mulai muncul ke permukaan.

Yang membuat kita kecewa umumnya adalah harapan yang terlalu tinggi. Karena melihat sifat-sifat baiknya saat PDKT, kita berekspektasi bahwa dia akan selalu seperti itu. Padahal itu gak realistis. Maka supaya gak terlalu kecewa saat menjalin hubungan, jangan berharap terlalu tinggi karena sifat asli pasangan belum sepenuhnya muncul saat PDKT.

Tidak ada pasangan yang 100 persen cocok satu sama lain

Apakah kamu merasa cocok dengan pasanganmu? Kalau ya, itu sangat bagus. Mungkin kamu dan dia memiliki banyak kesamaan sehingga kamu merasa cocok. Tapi sadarilah bahwa tidak ada pasangan yang 100 persen cocok dengan satu sama lain. Entah sedikit atau banyak, pasti ada ketidakcocokan yang sewaktu-waktu bisa terjadi.

Maka jangan pernah berharap bisa menemukan orang yang 100 persen cocok denganmu. Kecocokan memang bisa membuat hubungan lebih berpeluang untuk langgeng, tapi itu bukan jaminan. Yang bisa jadi jaminan adalah tekad untuk terus menoleransi ketidakcocokan dengan pasangan. Perbedaan apapun bisa diatasi kalau kamu dan dia mau saling toleransi.

Merasa kagum pada lawan jenis lain itu wajar

Yang satu ini kerap jadi alasan pertengkaran antar pasangan. Mungkin kamu dan pasangan juga pernah mengalaminya. Misalnya kamu cemburu dan marah gara-gara pasanganmu memuji lawan jenis lain. Padahal itu sebenarnya gak perlu lho. Sadarilah kenyataan bahwa meskipun kamu dan dia sudah menjalin hubungan, kalian tetap bisa kagum pada lawan jenis lain.

Penyebab kekaguman itu pun bisa beragam, entah karena fisiknya, sifatnya, keterampilannya, dan sebagainya. Menjalin hubungan asmara tidak membuat kalian jadi buta pada pesona lawan jenis lain. Maka kalau pasanganmu kagum pada lawan jenis lain, gak perlu marah berlebihan. Sewaktu-waktu juga kamu pasti akan merasakan itu kok.

Namun demikian, kalian perlu tetap sadar bahwa kekaguman pada lawan jenis lain bisa jadi pintu pertama menuju perselingkuhan. Kagum memang boleh-boleh saja, tapi pastikan kekaguman itu tidak berlanjut pada tindakan untuk mendekati.

Kamu dan pasangan pasti akan saling menyakiti

Last but not least, sadari bahwa sepasang kekasih pasti akan saling menyakiti. Entah besar atau kecil, entah sering atau jarang, pasanganmu pasti pernah tersakiti oleh kata-kata atau perbuatanmu. So, gak perlu heran kalau kamu juga pernah disakiti pasangan. Gak mungkin pasanganmu bisa gak menyakiti sama sekali, karena dia bukan malaikat.

Tentu, menyakiti pasangan bisa bermacam-macam bentuknya. Ada yang bisa dimaklumi, tapi ada pula yang tak boleh kamu toleransi, misalnya selingkuh. Tapi yang jelas, tersakiti oleh pasangan adalah yang wajar. Maka daripada berharap gak disakiti sama sekali, lebih baik saling mengingatkan dan saling memaafkan supaya hubungan kalian tetap harmonis.

Itulah lima realita hubungan asmara yang penting untuk kita ingat. Entah kamu sedang atau baru mau menjalin hubungan, selalu camkan realita itu, supaya kamu gak berharap terlalu tinggi dan akhirnya malah jadi gak bahagia karena harapanmu sendiri.

Kategori
Relationship

Hubungan Gak Manis di Awal

Cara Tepat Pilih Pasangan agar Nanti Hubungan Gak Manis di Awal Saja

Hubungan Gak Manis di Awal – Salah satu ketakutan terbesar memilih pasangan adalah, “Apakah semua kebaikan dia akan berubah suatu saat nanti?” Makanya banyak wanita mempersulit masa PDKT: demi menguji keseriusan dan kestabilan pria-pria yang mendekati. Gak sedikit orang yang merasakan hubungannya kian hari justru semakin hambar atau kurang harmonis.

Padahal dulu terasa manis dan hangat ketika awal menjalin hubungan. Kalau kamu gak ingin sampai hal itu menimpamu maka sebaiknya lebih selektif ketika memilih pasangan. Nah, berikut ini cara Daftar ID Poker IDNPlay tepat memilih pasangan agar nanti hubungan gak cuma terasa manis di awalnya saja.

Pastikan juga dia sudah ikhlas melepaskan masa lalu bersama mantan

Pastikan dulu jika kamu memilih dia yang sudah ikhlas dalam melepaskan mantannya. Karena hal itu dilakukan supaya nanti kamu gak merasakan hubungan yang berjalan dikarenakan dia yang hanya mencari pelampiasan akibat belum move on.

Memang awalnya saja hubungan terasa manis, namun pada akhirnya dia bisa membuatmu sedih karena sikapnya yang berubah drastis.

Lihatlah bagaimana dia mengatur kesibukan dan waktu luangnya

Sebelum yakin memilihnya sebagai pasangan, lihat dan pantaulah bagaimana dia mengatur kesibukan serta waktu luang. Apakah kesibukannya membuat dia sering mengabaikanmu atau dia bisa membagi banyak waktunya dengan adil dan baik.

Karena nanti setelah kalian memutuskan untuk berpacaran, maka kesibukan tersebut bisa kamu lihat bagaimana nantinya dia memperlakukan dan merawat hubungan kalian.

Pastikan kamu dan dia memiliki visi misi yang sama dalam membangun hubungan

Supaya nanti hubunganmu gak bertambah hambar atau membosankan tiap harinya. Pastikan dulu kamu dan dia memiliki visi misi yang sama dalam membangun hubungan. Jika misalnya nanti ada perbedaan, maka gak akan ada pertengkaran atau masalah yang runyam.

Visi misi yang sama membuat kalian lebih fokus dan kompak dalam menuju goals hubungan kalian nanti. Jadi gak akan ada banyak masalah berarti dan serius yang membuat hubungan makin hari jadi kurang kehangatan dan keharmonisannya.

Jangan berpacaran dengan dia yang suka ghosting ke kamu

Kalau saat PDKT saja kamu sudah sering kena ghosting gebetan, maka sebaiknya jangan langsung terburu-buru untuk berpacaran. Apalagi ghosting yang dia lakukan gak jelas karena apa, bisa saja karena dia gak serius, sering merasa bosan atau banyak pilihan yang bikin dia gak ingin terlalu fokus dekat denganmu.

Kalau dipaksakan bersama, bisa saja nanti hubunganmu berjalan gak baik sebab hanya merasakan manis di awalnya saja.

Pilihlah dia yang gak terlalu pasif dalam bertindak atau mengusahakanmu

Gak masalah kalau dia yang dekat denganmu punya sikap yang, selama cueknya tersebut gak membuatmu keberatan atau terganggu. Jika bisa, pilihlah dia yang gak terlalu pasif dalam bertindak atau mengusahakanmu.

Terlalu pasif juga bisa mencerminkan hubungan yang gak take and give, jadi terkesan kamu saja yang berjuang selama ini. Sementara dia hanya berjuang di awalnya saja.

Well, kalau kamu masih ragu dalam memilih pasangan maka baiknya menahan diri sementara waktu. Karena kalau sampai salah, bisa saja hubunganmu nanti gak berjalan sesuai kehendak dan harapanmu.

Kategori
Relationship

Hubungan jadi Sulit Bertahan Lama

Walau Saling Cinta, Hal Ini Bikin Hubungan jadi Sulit Bertahan Lama

Hubungan jadi Sulit Bertahan Lama – Setiap orang punya kisah cinta yang unik. Ada yang penuh warna-warni bahagia tapi ada juga yang diselimuti duka. Bahkan ada yang memberi pelajaran berharga dalam hidup dan menciptakan perubahan besar. Meskipun hubungan yang dijalani tak selalu berjalan mulus dan baik-baik saja, namun lewat masalah yang ada dapat menguji satu sama lain.

Apakah hubunganmu akan tetap langgeng dan Download APK IDNPlay Versi IOS bertahan atau justru sebaliknya. Sebab, berikut ini ada beberapa hal yang membuat hubungan yang kamu bangun bersama pasangan menjadi terasa sulit bertahan lama, meskipun pada dasarnya kalian memang saling mencintai.

Sering lari dari masalah

Sejatinya jika hubungan dilanda masalah atau konflik, cara terbaik menghadapinya ialah dengan menyelesaikannya bersama pasangan. Sering lari dari masalah hanya akan membuat masalah-masalah yang ada semakin membesar dan sulit diselesaikan. Lari dari masalah juga mencerminkan sikap yang tak dewasa serta kurang bertanggung jawab.

Sering membandingkan pasangan dengan orang lain

Meski maksud hati hanya ingin memberi semangat atau motivasi, namun membandingkan pasangan dengan orang lain hanya akan membuatnya menjadi sedih dan tidak percaya diri.

Pasangan akan menganggap kamu tak bisa menghargainya dengan baik. Sehingga bisa timbul keinginan dari pasangan untuk menyudahi hubungan saja.

Egois yang tinggi

Meskipun saling mencintai, jika salah satu atau bahkan kedua pihak masih memiliki rasa egois yang tinggi. Maka hubungan akan terasa sulit dipertahankan, karena egois hanya akan menimbulkan banyak masalah. Egois yang tinggi juga membuat pasangan merasa kurang dihargai keberadaannya.

Terlalu sibuk hingga pasangan terabaikan

Kesibukan yang ada bukanlah jadi alaaan menelantarkan atau mengabaikan pasangan. Apalagi membiarkan kehangatan hubungan tidak dijaga dan dirawat dengan baik.

Seringnya waktu yang tersita dan kurangnya perhatian pada pasangan, sehingga keharmonisan dalam hubungan sulit didapat dan berimbas pada keutuhan hubungan.

Komunikasi yang buruk dan gak berjalan lancar

Jangan abaikan atau remehkan komunikasi dalam hubungan, meskipun kamu dan pasangan sedang tidak menjalani hubungan jarak jauh. Tetapi, awal mula hubungan jadi bermasalah bisa terjadi akibat komunikasi yang buruk.

Sebab, komunikasi jadi salah satu cara merekatkan hubungan dan sebagai sarana mengekspresikan perasaan cinta masing-masing.

Well, memang dibutuhkan kesadaran masing-masing untuk memperbaiki dan menyelesaikan hal atau masalah yang jadi penyebab mengapa hubungan jadi sulit bertahan lama.

Kategori
Relationship

Hubungan Ini Harus Diapresiasi

Hal Remeh dalam Hubungan Ini Harus Diapresiasi agar Dia Makin Sayang

Hubungan Ini Harus Diapresiasi – Apresiasi berarti penghargaan, penilaian, pengertian, bentuk itu berasal dari kata kedua “to aprreciate” yang berarti menghargai, dan menilai. Tiap orang memang berbeda-beda dalam menunjukkan atau mengekspresikan rasa sayangnya kepada pasangan.

Besar ataupun kecil hal itu hal itu tetaplah harus kamu apresiasi dan hargai, karena ketulusan yang tersampaikan jauh lebih penting dan wajib kamu syukuri.

Nah, mungkin dari beberapa poin berikut ini idnplay poker ada hal yang terlewatkan dan kamu anggap remeh. Padahal hal tersebut patut kamu apresiasi supaya pasangan makin sayang. Apa saja? Yuk, simak terus!

Dia berusaha gak menghakimi cerita yang kamu sampaikan

Dia selalu mendengarkan baik apa yang kamu sampaikan, dia membuatmu merasa nyaman kalau bercerita kepadanya tentang hal apa pun itu. Dia juga berusaha jadi tempat cerita yang bisa kamu andalkan dengan berusaha memberimu banyak saran dan semangat. Jadi pendengar yang baik, dia juga selalu mampu memahamimu dengan gak berusaha menghakimi.

Dia selalu menyempatkan waktu luangnya untuk mengabarimu

Komunikasi salah satu poin penting yang harus dibiasakan dalam hubungan, pasangan yang bersedia mengabarimu walau dia sedang ada kesibukan maka hal itu harus kamu apresiasi. Walau terkesan remeh, tapi disadari atau tidak komunikasi yang baik membawa hubungan lebih berkembang.

Sebab komunikasi membawa kalian lebih dekat dan memahami satu sama lain walaupun sedang gak bertemu karena ada kesibukan atau hal lain.

Dia rela mengalah ketika kalian sedang bertengkar

Mengalah gak selalu berarti kalah, apalagi ketika kamu dan pasangan sedang menghadapi pertengkaran. Sikap mengalah yang ditunjukkan pasangan juga bisa dilihat sebagai bukti, kalau ego gak akan menyelesaikan apa pun. Jadi lebih baik dia mengalah dan berusaha mengembalikan keadaan seperti semula. Jika pasangan sering melakukan hal tersebut, maka kamu wajib banget buat apresiasi sikapnya ya.

Dia tampil baik dan sopan ketika kalian sedang berkencan atau jalan bersama

Meskipun kalian sudah lama bersama dan saling mengetahui kekurangan masing-masing. Namun dia berusaha untuk memaksimalkan pertemuan kalian dengan berusaha tampil dengan sebaik-baiknya. Dia tahu caranya bersikap dan menyesuaikan diri bahkan tak jarang dia juga merias atau memakai pakaian yang terlihat cocok ketika bersamamu.

Hal tersebut boleh banget kamu apresiasi, karena pasangan sudah mau berinisiatif tampil baik dan sopan.

Ketika dia dapat membatasi dirinya dekat dengan lawan jenis jika hal itu gak perlu

Dia tahu caranya menghargai perasaanmu dengan gak menimbulkan kecurigaan akibat kedekatannya dengan lawan jenis. Dia sebisa mungkin membuatmu gak berpikir yang macam-macam tentangnya. Jika pun dia memiliki teman lawan jenis karena urusan pekerjaan atau hal lain, maka pasangan akan bercerita siapa saja yang jadi temannya. Dia pun juga paham bagaimana membatasi dirinya ketika berteman dengan lawan jenis.

Apresiasi sangat diperlukan dalam hubungan agar satu sama lain saling menghargai hal sekecil apa pun yang sudah dilakukan. Karena kebahagiaan bisa datang dari bagaimana kamu memperlakukan pasangan meskipun dari hal yang sederhana.

Kategori
Relationship

Cara Memperbaiki Hubungan Setelah Break

Cara Memperbaiki Hubungan Setelah Break dengan Pacar

Cara Memperbaiki Hubungan Setelah Break – Dalam menjalin suatu hubungan, pasti ada saat bertengkar karena beda pendapat, cemburu, atau suatu kesalahan. Ketidakcocokan tersebut bisa mendasari breaknya suatu hubungan.

Pertengkaran kerap kali terjadi dalam hubungan sebagai sepasang kekasih. Sampai kamu harus break dengan dia, karena masalah yang tidak dapat kalian selesaikan.

Break bukan berarti hubungan kalian sudah putus, tetapi sementara berpisah untuk waktu yang tidak ditentukan. Kalau kamu masih mencintainya, ini akan sulit untuk kamu lalui.

Tetapi setelah kamu dan dia sudah sadar dan mau kembali bersama, ada baiknya kamu melakukan IDNPlay Deposit Pulsa 10000 cara berikut ini untuk memperbaiki hubungan setelah break.

Jangan lagi mengungkit masa lalu

Ketika kamu dan pasangan sudah dapat menerima dan memaafkan, ada baiknya kamu jangan suka lagi mengungkit masa lalu. Apapun yang sudah terjadi anggap saja itu menjadi pembelajaran.

Sebab dengan mengungkit yang lalu membuat pasangan kamu justru sakit hati kembali. Dan jangan sampai hal itu terjadi, karena hubungan kalian akan menjadi renggang.

Coba lebih sabar dalam menghadapi pasangan

Solusi lainnya untuk memperbaiki hubungan setelah break adalah lebih bersabar menghadapi pasangan. Walaupun kamu belum sepenuhnya melupakan rasa sakit hati tetapi ingatlah, bahwa hanya kesabaran yang bisa menghilangkan itu semua.

Jangan diingat apalagi sampai berpikir untuk balas dendam. Kamu dan dia sudah menjadi satu sekarang oleh sebab itu, coba lebih sabar menghadapi sifat-sifatnya yang kadang menjengkelkan. Dengan begitu kamu akan mendapatkan hatinya kembali.

Pastikan bahwa masalah antara kalian berdua sudah selesai

Tentu tidak mudah bagi kamu dan pasangan, untuk kembali akrab dan romantis seperti dulu. Oleh sebab itu, pastikan kalau masalah di antara kalian berdua memang sudah selesai.

Karena ketika masalah kalian sudah selesai, pasti hubungan akan jauh lebih langgeng dari sebelumnya. Jadi masalah sekecil apapun itu, langsung selesaikan dengan pasangan. Agar tidak terjadi salah paham lagi di antara kalian. 

Lebih perhatian kepada pasangan

Mungkin selama ini kamu kurang memberi perhatian pada pasangan dan setelah kembali bersama, tidak salah untuk lebih perhatian pada pasangan. Mulai memperhatikan pasangan dari hal kecil, seperti setiap hari menanyakan kabar pasangan.

Dengan hal seperti itu saja, pasangan akan berpikir betapa beruntungnya dia memiliki kamu. Tanpa kamu sadari juga bahwa dengan lebih perhatian pada pasangan, akan buat cinta semakin tumbuh di antara kalian.

Pahami dunia pasangan secara lebih dalam

Usai break berarti kamu dan pasangan mempunyai kesempatan kedua untuk membangun hubungan bersama. Jadi kesempatan itu tidak boleh disia-siakan.

Untuk mengurangi masalah yang terjadi dalam hubungan, maka kamu harus pahami dunia pasangan lebih dalam. Dengan saling mengenal, berarti kamu dan dia akan semakin menghargai satu sama lain.

Menjalin kembali hubungan setelah break akan sangat sulit, tetapi tidak salah untuk kamu coba. Jika kamu dan dia memang berjodoh, pasti selalu ada jalan keluar untuk memecahkan setiap perbedaan. Jadi jangan sia-siakan kesempatan, saat kamu sudah kembali bersamanya.

Kategori
Relationship

Tanda Kamu dan Dia Sudah Sama-sama Lelah

Tanda Kamu dan Dia Sudah Sama-sama Lelah untuk Melanjutkan Hubungan

Tanda Kamu dan Dia Sudah Sama-sama Lelah – Hubungan kalian sudah terasa hambar kayak sayur nggak pakai garam? Kalau iya, jangan buru-buru minta putus. Siapa tahu kalian hanya sedang jenuh dan hubungan kalian masih bisa diselamatkan.

Setiap hubungan pasti ada masa atau waktu pasang surutnya, alias gak bakal terus bahagia dan pasti memiliki kejenuhan. Namun dibanding kejenuhan yang mungkin masih bisa diatasi, relationship terbilang lebih parah kalau kamu dan dia sudah Download Aplikasi IDNPlay Terbaru sama-sama lelah untuk melanjutkan hubungan.

Dan perasaan lelah seperti itu tentu ada tandanya kan? Makanya pada kesempatan kali ini kita akan membahas beberapa tanpa yang kiranya menunjukkan kalau kamu dan pasangan sudah sama-sama capek untuk bertahan. Simak baik-baik!

Bahkan hal kecil pun membuat kalian berdebat

Lalu tandanya yang kedua ialah bahkan hal kecil pun bisa membuat kalian berdebat panjang dan saling marah. Padahal kalau dipikir-pikir mungkin hal itu justru sepele untuk dijadikan bahan bertengkar. Tapi ya namanya sudah sama-sama capek, tentu bicara apapun juga gak bakal cocok lagi kan.

Komunikasi hanya ala kadarnya saja, sebatas formalitas

Karena masih berstatus pasangan kalian tetap saling memberi kabar dan komunikasi, namun tentunya cuma sebatas formalitas saja. Percakapan antara kamu dan dia pun terasa sangat hambar dibanding dulu, kelihatan kalau kalian sudah malas dan lelah dengan hubungan itu. Dan lebih parahnya ialah kalau kalian malah lebih antusias ketika berkomunikasi dengan orang lain.

Intensitas pertengkaranmu dengannya semakin sering

Tanda pertama yang menunjukkan kalau kamu dan dia sama-sama sudah lelah ialah ketika intensitas pertengkaran kalian meningkat dan sangat sering. Sudah bukan soal kesalah pahaman lagi, namun karena baik kamu dan dia memang merasa sudah tidak cocok antara satu sama lain. Jadi, semua hal bisa menjadi bahan menyulut api di antara kalian untuk bertengkar.

Kebersamaan tidak lagi terasa nyaman

Kemudian tandanya yang ketiga kalau kamu dan dia sama-sama lelah untuk melanjutkan hubungan adalah ketika sebuah pertemuan dan kebersamaan pun tidak lagi terasa nyaman. Jika dulu sengaja berlama-lama saat ada kesempatan bertemu, kini malah sengaja mempercepat durasi pertemuan supaya bisa cepat pergi.

Kemungkinan untuk putus dan berpisah sudah ada dalam pikiran

Tahu enggak kalau tanda yang kelima ini merupakan yang paling utama? Bahwa kamu dan pasangan lelah untuk melanjutkan hubungan serta bertahan ketika kalian sudah memikirkan soal putus. Kamu tahu suatu hari akan putus dengannya, begitu juga dengan dia yang merasa bahwa dia akan putus denganmu. Sama-sama gak bersemangat untuk merencanakan masa depan bersama.

Lelah dengan hubungan itu bisa dibilang lebih parah dibanding jenuh, apalagi jika kamu dan dia sudah merasakan tanda-tanda yang seperti tadi. Namun sebelum memilih untuk putus, cobalah untuk bicarakan dengan serius dan ungkapkan apa yang kalian benar-benar inginkan untuk hubungan, ya.