Categories
Relationship

Kamu dan Pacar Sama-sama Insecure

Tanda Kalau Kamu dan Pacar Sama-sama Insecure dalam Hubungan

Kamu dan Pacar Sama-sama Insecure – Setiap orang pasti pernah merasa insecure tentang sesuatu. Ini adalah kebenaran yang menyedihkan. Meski, rasa tidak aman tersebut menjelma dalam wujud yang berbeda-beda. Memiliki rasa insecure atau takut adalah hal yang biasa karena hampir setiap orang memilikinya.

Yang menjadi pertanyaan adalah bagaimana Deposit Poker IDNPlay 10000 Terpercaya kalau kamu dipasangkan dengan orang yang juga insecure?  Baik kamu maupun pacar, kalian mungkin gak pernah menunjukkan rasa insecure ini kepada satu sama lain. Namun, tanda ini setidaknya menjadi bukti kalau kamu dan pacar merasa insecure dalam hubungan.

Sering membandingkan hubungan kalian yang dulu dan sekarang

Di sini kalian insecure kalau hubungan yang kalian harapkan akan lebih baik dari yang dulu, ternyata gak sesuai harapan. Makanya kalian melakukan perbandingan sebagai reminder kepada pasangan agar dia bisa berubah menjadi pacar terbaik.

Sejatinya gak apa-apa kalau memang tujuannya baik. Namun, yang menjadi masalah adalah ketika kamu memaksanya untuk berubah dalam waktu cepat. Padahal, berubah itu ada proses dan pastinya butuh waktu.

Langsung curiga kalau salah satu senyam-senyum sama handphone

Pernah senyam-senyum saat ngeliat handphone? Pastinya, apalagi kalau temanmu tiba-tiba mengirim meme. Sayangnya, pacarmu yang insecure itu langsung curiga dan menuduhmu punya simpanan selain dia. Begitu pula dengan kamu, karena kamu pun insecure sama hubungan.

Apakah ini baik? Tentunya tidak. Sikap saling curiga jelas akan membawa kehancuran bagi hubungan. Makanya coba bangun sikap trust, supaya hubungan selalu baik.

Sama-sama gak bisa jauh satu sama lain

Insecure yang terjadi di sini adalah sama-sama takut kehilangan. Akibatnya, kalian gak bisa jauh satu sama lain. Ke mana pun kamu pergi, dia harus tahu. Begitu pula sebaliknya.

Takut kehilangan sebenarnya wajar, tapi kalau kalian gak bisa mengontrol rasa takut ini, maka dapat menimbulkan sikap over protective. Sikap yang otomatis membawa bencana bagi hubungan kalian.

Ingin mendapat pengakuan dari pasangan

Kalian yang sama-sama insecure pasti sering menyuruh pasangan untuk mengakui hubungan yang saat ini dijalani. Entah itu dengan mengunggah kemesraan di sosial media, memperkenalkan kepada orang tua, teman, dan lain sebagainya.

Sah-sah saja, tapi gak semua orang mau blak-blakan atau show off sama hubungannya. Kalau kamu atau dia terus menuntut, jangan harap kalau hubungan kalian bisa berjalan baik.

Self-love benar-benar langka dalam hubungan kalian

Bagaimana kalian mau mencintai diri sendiri kalau kalian sendiri merasa insecure? Hal ini tentu akan menjadi sangat langka, yang akhirnya membuat kalian sulit mencintai pasangan sendiri. Kalau seperti ini, yakin hubungan kalian akan bertahan?

Sebelum mencintai orang lain, belajarlah mencintai diri sendiri terlebih dahulu. Sehingga cinta yang kalian berikan nanti benar-benar tulus dan yang terbaik. Alhasil, hubungan awet deh!

Bertahan dengan sikap insecure tidaklah dianjurkan, apalagi kalau mau pacaran. Belajarlah membangun trust, confidence, dan self-love agar hubungan yang kalian jalani berjalan baik sesuai harapan.

Categories
Relationship

Hubungan Gak Manis di Awal

Cara Tepat Pilih Pasangan agar Nanti Hubungan Gak Manis di Awal Saja

Hubungan Gak Manis di Awal – Salah satu ketakutan terbesar memilih pasangan adalah, “Apakah semua kebaikan dia akan berubah suatu saat nanti?” Makanya banyak wanita mempersulit masa PDKT: demi menguji keseriusan dan kestabilan pria-pria yang mendekati. Gak sedikit orang yang merasakan hubungannya kian hari justru semakin hambar atau kurang harmonis.

Padahal dulu terasa manis dan hangat ketika awal menjalin hubungan. Kalau kamu gak ingin sampai hal itu menimpamu maka sebaiknya lebih selektif ketika memilih pasangan. Nah, berikut ini cara Daftar ID Poker IDNPlay tepat memilih pasangan agar nanti hubungan gak cuma terasa manis di awalnya saja.

Pastikan juga dia sudah ikhlas melepaskan masa lalu bersama mantan

Pastikan dulu jika kamu memilih dia yang sudah ikhlas dalam melepaskan mantannya. Karena hal itu dilakukan supaya nanti kamu gak merasakan hubungan yang berjalan dikarenakan dia yang hanya mencari pelampiasan akibat belum move on.

Memang awalnya saja hubungan terasa manis, namun pada akhirnya dia bisa membuatmu sedih karena sikapnya yang berubah drastis.

Lihatlah bagaimana dia mengatur kesibukan dan waktu luangnya

Sebelum yakin memilihnya sebagai pasangan, lihat dan pantaulah bagaimana dia mengatur kesibukan serta waktu luang. Apakah kesibukannya membuat dia sering mengabaikanmu atau dia bisa membagi banyak waktunya dengan adil dan baik.

Karena nanti setelah kalian memutuskan untuk berpacaran, maka kesibukan tersebut bisa kamu lihat bagaimana nantinya dia memperlakukan dan merawat hubungan kalian.

Pastikan kamu dan dia memiliki visi misi yang sama dalam membangun hubungan

Supaya nanti hubunganmu gak bertambah hambar atau membosankan tiap harinya. Pastikan dulu kamu dan dia memiliki visi misi yang sama dalam membangun hubungan. Jika misalnya nanti ada perbedaan, maka gak akan ada pertengkaran atau masalah yang runyam.

Visi misi yang sama membuat kalian lebih fokus dan kompak dalam menuju goals hubungan kalian nanti. Jadi gak akan ada banyak masalah berarti dan serius yang membuat hubungan makin hari jadi kurang kehangatan dan keharmonisannya.

Jangan berpacaran dengan dia yang suka ghosting ke kamu

Kalau saat PDKT saja kamu sudah sering kena ghosting gebetan, maka sebaiknya jangan langsung terburu-buru untuk berpacaran. Apalagi ghosting yang dia lakukan gak jelas karena apa, bisa saja karena dia gak serius, sering merasa bosan atau banyak pilihan yang bikin dia gak ingin terlalu fokus dekat denganmu.

Kalau dipaksakan bersama, bisa saja nanti hubunganmu berjalan gak baik sebab hanya merasakan manis di awalnya saja.

Pilihlah dia yang gak terlalu pasif dalam bertindak atau mengusahakanmu

Gak masalah kalau dia yang dekat denganmu punya sikap yang, selama cueknya tersebut gak membuatmu keberatan atau terganggu. Jika bisa, pilihlah dia yang gak terlalu pasif dalam bertindak atau mengusahakanmu.

Terlalu pasif juga bisa mencerminkan hubungan yang gak take and give, jadi terkesan kamu saja yang berjuang selama ini. Sementara dia hanya berjuang di awalnya saja.

Well, kalau kamu masih ragu dalam memilih pasangan maka baiknya menahan diri sementara waktu. Karena kalau sampai salah, bisa saja hubunganmu nanti gak berjalan sesuai kehendak dan harapanmu.