Categories
Relationship

Realita Hubungan Asmara yang Harus Diingat

Realita Hubungan Asmara yang Harus Diingat, Tak Seindah Kelihatannya

Realita Hubungan Asmara yang Harus Diingat – Tidak ada seorang pun yang mengharapkan hubungan percintaannya kandas begitu saja. Semua orang yang berpasangan pasti mengharapkan hubungan yang langgeng dan juga berkualitas. Hubungan asmara adalah salah satu sumber kebahagiaan terbesar yang bisa dirasakan manusia.

Itu karena manusia memang diciptakan saling berpasangan antara laki-laki dan perempuan. Terutama kalau kamu bisa menemukan pasangan yang baik dan cocok denganmu, kamu pasti sangat senang. Tapi sadarkah kamu bahwa sebaik apapun pasangan dan secocok apapun kamu dengan pasangan, terkadang Deposit Poker IDNPlay 10000 Terpercaya hubungan asmara juga bisa jadi penyebab duka?

Itu adalah hal yang wajar, namun sayang terkadang orang melupakannya begitu saja. Inilah realita hubungan asmara yang harus dicamkan oleh siapapun yang sedang atau ingin menjalin hubungan.

Merasa bosan itu wajar

Sadari juga bahwa secocok apapun kamu dan pasangan, kebosanan dalam hubungan bisa sewaktu-waktu muncul. Itu adalah hal yang wajar. Memang, terkadang penyebab kebosanan adalah diri kita sendiri, misalnya tidak mencoba hal-hal baru dalam hubungan sehingga terasa begitu-begitu saja. Atau mungkin kamu atau dia memang tipe orang yang mudah bosan.

Tapi sebenarnya meskipun kalian sudah berusaha supaya hubungan tidak membosankan, kebosanan itu tetap bisa muncul lho. Apalagi kalau hubungan kalian sudah berjalan beberapa tahun. Maka gak perlu marah berlebihan kalau pasanganmu tiba-tiba mulai bosan, dan gak perlu merasa berdosa kalau suatu saat kamu yang mulai bosan.

Merasa bosan itu tidak salah. Yang salah adalah kalau kamu malah mencoba berpaling pada orang lain saat mulai bosan. Maka saat merasa bosan, yang harus dilakukan adalah berusaha mengusir kebosanan itu. Kalau kebosanan itu sudah hilang, pasti kamu akan merasa bahagia lagi dalam hubunganmu.

Masa pacaran umumnya tak seindah masa PDKT

Ini juga realita yang terkadang dilupakan, terutama oleh orang yang baru menjalin hubungan. Seringkali mereka kaget melihat sifat pasangan yang berbeda saat sudah menjalin hubungan dibanding saat masih PDKT. Bisa jadi mereka merasa kecewa karena seolah sudah ditipu oleh pasangan. Padahal pasangannya sama sekali tak berniat menipu.

Saat PDKT, setiap orang pasti akan selalu berusaha menampilkan sisi baik dalam dirinya. Maka gak usah heran jika pasanganmu seolah berubah setelah sudah menjalin hubungan. Sebenarnya ia bukan berubah, tapi kepribadian aslinya baru mulai muncul ke permukaan.

Yang membuat kita kecewa umumnya adalah harapan yang terlalu tinggi. Karena melihat sifat-sifat baiknya saat PDKT, kita berekspektasi bahwa dia akan selalu seperti itu. Padahal itu gak realistis. Maka supaya gak terlalu kecewa saat menjalin hubungan, jangan berharap terlalu tinggi karena sifat asli pasangan belum sepenuhnya muncul saat PDKT.

Tidak ada pasangan yang 100 persen cocok satu sama lain

Apakah kamu merasa cocok dengan pasanganmu? Kalau ya, itu sangat bagus. Mungkin kamu dan dia memiliki banyak kesamaan sehingga kamu merasa cocok. Tapi sadarilah bahwa tidak ada pasangan yang 100 persen cocok dengan satu sama lain. Entah sedikit atau banyak, pasti ada ketidakcocokan yang sewaktu-waktu bisa terjadi.

Maka jangan pernah berharap bisa menemukan orang yang 100 persen cocok denganmu. Kecocokan memang bisa membuat hubungan lebih berpeluang untuk langgeng, tapi itu bukan jaminan. Yang bisa jadi jaminan adalah tekad untuk terus menoleransi ketidakcocokan dengan pasangan. Perbedaan apapun bisa diatasi kalau kamu dan dia mau saling toleransi.

Merasa kagum pada lawan jenis lain itu wajar

Yang satu ini kerap jadi alasan pertengkaran antar pasangan. Mungkin kamu dan pasangan juga pernah mengalaminya. Misalnya kamu cemburu dan marah gara-gara pasanganmu memuji lawan jenis lain. Padahal itu sebenarnya gak perlu lho. Sadarilah kenyataan bahwa meskipun kamu dan dia sudah menjalin hubungan, kalian tetap bisa kagum pada lawan jenis lain.

Penyebab kekaguman itu pun bisa beragam, entah karena fisiknya, sifatnya, keterampilannya, dan sebagainya. Menjalin hubungan asmara tidak membuat kalian jadi buta pada pesona lawan jenis lain. Maka kalau pasanganmu kagum pada lawan jenis lain, gak perlu marah berlebihan. Sewaktu-waktu juga kamu pasti akan merasakan itu kok.

Namun demikian, kalian perlu tetap sadar bahwa kekaguman pada lawan jenis lain bisa jadi pintu pertama menuju perselingkuhan. Kagum memang boleh-boleh saja, tapi pastikan kekaguman itu tidak berlanjut pada tindakan untuk mendekati.

Kamu dan pasangan pasti akan saling menyakiti

Last but not least, sadari bahwa sepasang kekasih pasti akan saling menyakiti. Entah besar atau kecil, entah sering atau jarang, pasanganmu pasti pernah tersakiti oleh kata-kata atau perbuatanmu. So, gak perlu heran kalau kamu juga pernah disakiti pasangan. Gak mungkin pasanganmu bisa gak menyakiti sama sekali, karena dia bukan malaikat.

Tentu, menyakiti pasangan bisa bermacam-macam bentuknya. Ada yang bisa dimaklumi, tapi ada pula yang tak boleh kamu toleransi, misalnya selingkuh. Tapi yang jelas, tersakiti oleh pasangan adalah yang wajar. Maka daripada berharap gak disakiti sama sekali, lebih baik saling mengingatkan dan saling memaafkan supaya hubungan kalian tetap harmonis.

Itulah lima realita hubungan asmara yang penting untuk kita ingat. Entah kamu sedang atau baru mau menjalin hubungan, selalu camkan realita itu, supaya kamu gak berharap terlalu tinggi dan akhirnya malah jadi gak bahagia karena harapanmu sendiri.

Categories
Relationship

Kamu dan Pacar Sama-sama Insecure

Tanda Kalau Kamu dan Pacar Sama-sama Insecure dalam Hubungan

Kamu dan Pacar Sama-sama Insecure – Setiap orang pasti pernah merasa insecure tentang sesuatu. Ini adalah kebenaran yang menyedihkan. Meski, rasa tidak aman tersebut menjelma dalam wujud yang berbeda-beda. Memiliki rasa insecure atau takut adalah hal yang biasa karena hampir setiap orang memilikinya.

Yang menjadi pertanyaan adalah bagaimana Deposit Poker IDNPlay 10000 Terpercaya kalau kamu dipasangkan dengan orang yang juga insecure?  Baik kamu maupun pacar, kalian mungkin gak pernah menunjukkan rasa insecure ini kepada satu sama lain. Namun, tanda ini setidaknya menjadi bukti kalau kamu dan pacar merasa insecure dalam hubungan.

Sering membandingkan hubungan kalian yang dulu dan sekarang

Di sini kalian insecure kalau hubungan yang kalian harapkan akan lebih baik dari yang dulu, ternyata gak sesuai harapan. Makanya kalian melakukan perbandingan sebagai reminder kepada pasangan agar dia bisa berubah menjadi pacar terbaik.

Sejatinya gak apa-apa kalau memang tujuannya baik. Namun, yang menjadi masalah adalah ketika kamu memaksanya untuk berubah dalam waktu cepat. Padahal, berubah itu ada proses dan pastinya butuh waktu.

Langsung curiga kalau salah satu senyam-senyum sama handphone

Pernah senyam-senyum saat ngeliat handphone? Pastinya, apalagi kalau temanmu tiba-tiba mengirim meme. Sayangnya, pacarmu yang insecure itu langsung curiga dan menuduhmu punya simpanan selain dia. Begitu pula dengan kamu, karena kamu pun insecure sama hubungan.

Apakah ini baik? Tentunya tidak. Sikap saling curiga jelas akan membawa kehancuran bagi hubungan. Makanya coba bangun sikap trust, supaya hubungan selalu baik.

Sama-sama gak bisa jauh satu sama lain

Insecure yang terjadi di sini adalah sama-sama takut kehilangan. Akibatnya, kalian gak bisa jauh satu sama lain. Ke mana pun kamu pergi, dia harus tahu. Begitu pula sebaliknya.

Takut kehilangan sebenarnya wajar, tapi kalau kalian gak bisa mengontrol rasa takut ini, maka dapat menimbulkan sikap over protective. Sikap yang otomatis membawa bencana bagi hubungan kalian.

Ingin mendapat pengakuan dari pasangan

Kalian yang sama-sama insecure pasti sering menyuruh pasangan untuk mengakui hubungan yang saat ini dijalani. Entah itu dengan mengunggah kemesraan di sosial media, memperkenalkan kepada orang tua, teman, dan lain sebagainya.

Sah-sah saja, tapi gak semua orang mau blak-blakan atau show off sama hubungannya. Kalau kamu atau dia terus menuntut, jangan harap kalau hubungan kalian bisa berjalan baik.

Self-love benar-benar langka dalam hubungan kalian

Bagaimana kalian mau mencintai diri sendiri kalau kalian sendiri merasa insecure? Hal ini tentu akan menjadi sangat langka, yang akhirnya membuat kalian sulit mencintai pasangan sendiri. Kalau seperti ini, yakin hubungan kalian akan bertahan?

Sebelum mencintai orang lain, belajarlah mencintai diri sendiri terlebih dahulu. Sehingga cinta yang kalian berikan nanti benar-benar tulus dan yang terbaik. Alhasil, hubungan awet deh!

Bertahan dengan sikap insecure tidaklah dianjurkan, apalagi kalau mau pacaran. Belajarlah membangun trust, confidence, dan self-love agar hubungan yang kalian jalani berjalan baik sesuai harapan.

Categories
Relationship

Hubungan jadi Sulit Bertahan Lama

Walau Saling Cinta, Hal Ini Bikin Hubungan jadi Sulit Bertahan Lama

Hubungan jadi Sulit Bertahan Lama – Setiap orang punya kisah cinta yang unik. Ada yang penuh warna-warni bahagia tapi ada juga yang diselimuti duka. Bahkan ada yang memberi pelajaran berharga dalam hidup dan menciptakan perubahan besar. Meskipun hubungan yang dijalani tak selalu berjalan mulus dan baik-baik saja, namun lewat masalah yang ada dapat menguji satu sama lain.

Apakah hubunganmu akan tetap langgeng dan Download APK IDNPlay Versi IOS bertahan atau justru sebaliknya. Sebab, berikut ini ada beberapa hal yang membuat hubungan yang kamu bangun bersama pasangan menjadi terasa sulit bertahan lama, meskipun pada dasarnya kalian memang saling mencintai.

Sering lari dari masalah

Sejatinya jika hubungan dilanda masalah atau konflik, cara terbaik menghadapinya ialah dengan menyelesaikannya bersama pasangan. Sering lari dari masalah hanya akan membuat masalah-masalah yang ada semakin membesar dan sulit diselesaikan. Lari dari masalah juga mencerminkan sikap yang tak dewasa serta kurang bertanggung jawab.

Sering membandingkan pasangan dengan orang lain

Meski maksud hati hanya ingin memberi semangat atau motivasi, namun membandingkan pasangan dengan orang lain hanya akan membuatnya menjadi sedih dan tidak percaya diri.

Pasangan akan menganggap kamu tak bisa menghargainya dengan baik. Sehingga bisa timbul keinginan dari pasangan untuk menyudahi hubungan saja.

Egois yang tinggi

Meskipun saling mencintai, jika salah satu atau bahkan kedua pihak masih memiliki rasa egois yang tinggi. Maka hubungan akan terasa sulit dipertahankan, karena egois hanya akan menimbulkan banyak masalah. Egois yang tinggi juga membuat pasangan merasa kurang dihargai keberadaannya.

Terlalu sibuk hingga pasangan terabaikan

Kesibukan yang ada bukanlah jadi alaaan menelantarkan atau mengabaikan pasangan. Apalagi membiarkan kehangatan hubungan tidak dijaga dan dirawat dengan baik.

Seringnya waktu yang tersita dan kurangnya perhatian pada pasangan, sehingga keharmonisan dalam hubungan sulit didapat dan berimbas pada keutuhan hubungan.

Komunikasi yang buruk dan gak berjalan lancar

Jangan abaikan atau remehkan komunikasi dalam hubungan, meskipun kamu dan pasangan sedang tidak menjalani hubungan jarak jauh. Tetapi, awal mula hubungan jadi bermasalah bisa terjadi akibat komunikasi yang buruk.

Sebab, komunikasi jadi salah satu cara merekatkan hubungan dan sebagai sarana mengekspresikan perasaan cinta masing-masing.

Well, memang dibutuhkan kesadaran masing-masing untuk memperbaiki dan menyelesaikan hal atau masalah yang jadi penyebab mengapa hubungan jadi sulit bertahan lama.

Categories
Relationship

Hubungan Ini Harus Diapresiasi

Hal Remeh dalam Hubungan Ini Harus Diapresiasi agar Dia Makin Sayang

Hubungan Ini Harus Diapresiasi – Apresiasi berarti penghargaan, penilaian, pengertian, bentuk itu berasal dari kata kedua “to aprreciate” yang berarti menghargai, dan menilai. Tiap orang memang berbeda-beda dalam menunjukkan atau mengekspresikan rasa sayangnya kepada pasangan.

Besar ataupun kecil hal itu hal itu tetaplah harus kamu apresiasi dan hargai, karena ketulusan yang tersampaikan jauh lebih penting dan wajib kamu syukuri.

Nah, mungkin dari beberapa poin berikut ini idnplay poker ada hal yang terlewatkan dan kamu anggap remeh. Padahal hal tersebut patut kamu apresiasi supaya pasangan makin sayang. Apa saja? Yuk, simak terus!

Dia berusaha gak menghakimi cerita yang kamu sampaikan

Dia selalu mendengarkan baik apa yang kamu sampaikan, dia membuatmu merasa nyaman kalau bercerita kepadanya tentang hal apa pun itu. Dia juga berusaha jadi tempat cerita yang bisa kamu andalkan dengan berusaha memberimu banyak saran dan semangat. Jadi pendengar yang baik, dia juga selalu mampu memahamimu dengan gak berusaha menghakimi.

Dia selalu menyempatkan waktu luangnya untuk mengabarimu

Komunikasi salah satu poin penting yang harus dibiasakan dalam hubungan, pasangan yang bersedia mengabarimu walau dia sedang ada kesibukan maka hal itu harus kamu apresiasi. Walau terkesan remeh, tapi disadari atau tidak komunikasi yang baik membawa hubungan lebih berkembang.

Sebab komunikasi membawa kalian lebih dekat dan memahami satu sama lain walaupun sedang gak bertemu karena ada kesibukan atau hal lain.

Dia rela mengalah ketika kalian sedang bertengkar

Mengalah gak selalu berarti kalah, apalagi ketika kamu dan pasangan sedang menghadapi pertengkaran. Sikap mengalah yang ditunjukkan pasangan juga bisa dilihat sebagai bukti, kalau ego gak akan menyelesaikan apa pun. Jadi lebih baik dia mengalah dan berusaha mengembalikan keadaan seperti semula. Jika pasangan sering melakukan hal tersebut, maka kamu wajib banget buat apresiasi sikapnya ya.

Dia tampil baik dan sopan ketika kalian sedang berkencan atau jalan bersama

Meskipun kalian sudah lama bersama dan saling mengetahui kekurangan masing-masing. Namun dia berusaha untuk memaksimalkan pertemuan kalian dengan berusaha tampil dengan sebaik-baiknya. Dia tahu caranya bersikap dan menyesuaikan diri bahkan tak jarang dia juga merias atau memakai pakaian yang terlihat cocok ketika bersamamu.

Hal tersebut boleh banget kamu apresiasi, karena pasangan sudah mau berinisiatif tampil baik dan sopan.

Ketika dia dapat membatasi dirinya dekat dengan lawan jenis jika hal itu gak perlu

Dia tahu caranya menghargai perasaanmu dengan gak menimbulkan kecurigaan akibat kedekatannya dengan lawan jenis. Dia sebisa mungkin membuatmu gak berpikir yang macam-macam tentangnya. Jika pun dia memiliki teman lawan jenis karena urusan pekerjaan atau hal lain, maka pasangan akan bercerita siapa saja yang jadi temannya. Dia pun juga paham bagaimana membatasi dirinya ketika berteman dengan lawan jenis.

Apresiasi sangat diperlukan dalam hubungan agar satu sama lain saling menghargai hal sekecil apa pun yang sudah dilakukan. Karena kebahagiaan bisa datang dari bagaimana kamu memperlakukan pasangan meskipun dari hal yang sederhana.

Categories
Relationship

Prioritaskan Hal Ini untuk Dirimu 

Meski Menjalin Hubungan, Tetap Prioritaskan Hal Ini untuk Dirimu

Prioritaskan Hal Ini untuk Dirimu – Di sekitar kita masih ada aja yang beranggapan kalau perempuan gak bisa lepas dari bantuan orang lain. Terkadang, saat kamu memprioritaskan diri sendiri dalam hubungan, terlihat egois di mata pasanganmu.

Namun, menjalin hubungan bukan berarti kamu harus selalu mendahulukan hubungan dan idn poker deposit pulsa 10000 berkompromi terus menerus. Menjadi egois dalam hal tertentu tidak selalu buruk, kok.

Yuk, simak apa saja hal yang sebaiknya kamu prioritaskan untukmu sendiri, meski sudah menjalin hubungan!

Kebahagiaanmu

Kalau hubunganmu menjauhkanmu dari hal-hal yang membuatmu bahagia, kamu sebaiknya mengakhirinya. Brown mengatakan bahwa menjalin hubungan seharusnya meningkatkan kebahagiaanmu dan bisa berbagi kebahagiaan itu bersama. Namun, tak selamanya bahagia ada bersama pasangan, kamu juga harus tetap mengeksplorasi hal di luar hubungan yang membuatmu senang.

Caramu ingin diperlakukan

Tidak ada yang sempurna dalam suatu hubungan. Pasanganmu bisa saja tidak memenuhi ekspektasimu dalam memperlakukanmu. Dilansir DailyMail, Casey Totenhagen dan Timnya, kelompok peneliti di Arizona, menemukan bahwa pasangan tidak bisa selalu memenuhi kepuasan pasangannya, terutama saat keduanya sedang stres dan lelah. Kamu bisa saling mengomunikasikan caramu ingin diperlakukan agar lebih memahami lagi.

Kemandirianmu

Pada awal hubungan, kamu pasti sulit untuk mengukur kapan waktu untukmu sendiri. Kamu terlarut dalam hubungan sehingga lupa kamu juga memiliki kehidupan di luar hubunganmu.

Dilansir Mind Body Green, Laura Brown, Konselor Intuitif, mengatakan bahwa hubungan langgeng biasanya diawali dengan selalu ingin selalu menghabiskan waktu bersama, tapi seiring berjalannya waktu pasangan juga akan menjadi lebih tenang dan tahu kapan me time untuk diri sendiri.

Mimpi dan cita-citamu

Melihat pasangan mengejar impiannya adalah hal yang menyenangkan. Kamu bisa memperhatikan sisi fokusnya dalam bekerja dan mengejar ambisinya. Laura Brown menyampaikan bahwa pasangan yang mengejar impiannya seperti ia meliaht hal baru dan penuh rasa ingin tahu. Kamu sebagai pasangan bisa mendukung hal itu dan jangan lupa mengejar mimpimu sendiri, ya.

Caramu berpakaian

Pasanganmu tidak berhak mengatur caramu berpakaian. Kamu bisa mengenakan apa pun yang kamu inginkan selama kamu nyaman mengenakannya. Kalau pasanganmu mulai membatasi apa yang kamu kenakan, kamu bisa menanyakan alasannya terlebih dahulu. Namun, kalau terlalu mengada-ada, sudahi saja hubungan itu sebelum ia mengatur seluruh hidupmu.

Itu dia hal yang sebaiknya kamu prioritaskan untuk dirimu sekalipun sudah menjalin hubungan. Ada beberapa hal yang harus kamu dahulukan untuk dirimu selain hubunganmu dan pasanganmu.

Categories
Relationship

Esensial Pembangun Hubungan yang Sehat

Esensial Pembangun Hubungan yang Sehat, Ayo Anak Muda Lakukan!

Esensial Pembangun Hubungan yang Sehat – Pada dasarnya, tolak ukur hubungan sehat pada setiap orang bisa saja berbeda. Hal ini karena masing-masing individu memiliki kebutuhan yang berbeda dan akan berubah seiring bertambahnya usia.

Dalam menjalin hubungan, pastinya kalian sama-sama ingin mempunyai hubungan yang mana akan membawa dampak positif kepada diri kalian masing-masing. Bukan akhirnya menjalani toxic relationship. Apalagi jika kalian masih muda dan rasanya sayang jika harus membuang waktu dalam hubungan yang salah.

Nah, dalam IDNPlay Deposit Pulsa 10000 menjalani hubungan sehat, ternyata ada lima esensi yang harus dipenuhi dan senantiasa kalian lakukan. Apa saja, ya?

Kenal visi hidup pasangan

Punya visi gak tuh pasangan kalian? Lalu apa visi hidupnya itu sejalan dengan visi kalian? Karena kalau sampai berbeda, kalian perlu duduk dan bicara bersama untuk sepakat masalah visi. Apalagi jika hendak menikah. Karena gimana orang mau berjalan ketika mereka belum berjanji? Usahakan samakan visi kalian berdua sebelum berhubungan lebih jauh.

Cara mengatur keuangan saat masih single

Keuangan akan sangat berpengaruh terhadap masa depan seseorang. Karena, ya hidup ini penuh dengan banyak tuntutan yang memerlukan uang. Maka, kalau sampai dia lalai dalam mengelola keuangan sewaktu masih single, bagaimana nanti kalau sudah menikah? Masalahnya mulut yang akan dikasih makan akan bertambah banyak.

Mengenal karakter pasangan

Karena karakter itu sulit untuk diubah, maka pastikan kamu sudah bisa kompromi dengan karakter pasangan sebelum akhirnya menikah. Karena, walau dia berjanji akan berubah setelah menikah, hal itu sulit akan terjadi. Jadi, gak ada kata keberatan lagi dalam menjalin hubungan karena karakter yang gak bisa kamu tolerir. Kalau gak bisa menerima, mending putus saja.

Iman dan kerohanian

Bagaimana sih pandangan dia terhadap hidup rohaninya? Karena jika sampai dia gak punya iman kepada Tuhan, susah juga lho dalam menjalani hidup bersama. Terlepas apa pun agama kalian, iman dan hal rohani harus berjalan seimbang dengan kehidupan duniawi.

Hubungan dengan sang pencipta juga bisa membuat kalian dapat gambaran siapa sih dia sebenarnya. Punya iman dan kehidupan rohani juga akan membuat kalian menjauhi medan dosa, dan gak akan membuat kalian rugi ke depannya.

Sikap dan perilaku kepada orangtua

Bisa hormat gak dia terhadap orangtuanya dan juga orangtuamu? Ingat lho, masa tua orang tua juga jadi tanggung jawab para anaknya. Jadi, jika dia dari masih pacaran aja gak bisa menghargai orang tua, apalagi jika sudah menikah dan harus merawat orang tua di masa tua. Makanya, jangan sampai salah pilih pasangan, ya.
Gimana hubungan yang sehat itu gak susah bukan buat dilakukan? Hal ini semata agar kalian tidak sampai menyesal karena salah pilih pasangan jika sudah menikah nanti. Jadi, lebih baik dibangun dari sekarang bagaimana hubungan yang sehat itu.
Categories
Relationship

Cara Memperbaiki Hubungan Setelah Break

Cara Memperbaiki Hubungan Setelah Break dengan Pacar

Cara Memperbaiki Hubungan Setelah Break – Dalam menjalin suatu hubungan, pasti ada saat bertengkar karena beda pendapat, cemburu, atau suatu kesalahan. Ketidakcocokan tersebut bisa mendasari breaknya suatu hubungan.

Pertengkaran kerap kali terjadi dalam hubungan sebagai sepasang kekasih. Sampai kamu harus break dengan dia, karena masalah yang tidak dapat kalian selesaikan.

Break bukan berarti hubungan kalian sudah putus, tetapi sementara berpisah untuk waktu yang tidak ditentukan. Kalau kamu masih mencintainya, ini akan sulit untuk kamu lalui.

Tetapi setelah kamu dan dia sudah sadar dan mau kembali bersama, ada baiknya kamu melakukan IDNPlay Deposit Pulsa 10000 cara berikut ini untuk memperbaiki hubungan setelah break.

Jangan lagi mengungkit masa lalu

Ketika kamu dan pasangan sudah dapat menerima dan memaafkan, ada baiknya kamu jangan suka lagi mengungkit masa lalu. Apapun yang sudah terjadi anggap saja itu menjadi pembelajaran.

Sebab dengan mengungkit yang lalu membuat pasangan kamu justru sakit hati kembali. Dan jangan sampai hal itu terjadi, karena hubungan kalian akan menjadi renggang.

Coba lebih sabar dalam menghadapi pasangan

Solusi lainnya untuk memperbaiki hubungan setelah break adalah lebih bersabar menghadapi pasangan. Walaupun kamu belum sepenuhnya melupakan rasa sakit hati tetapi ingatlah, bahwa hanya kesabaran yang bisa menghilangkan itu semua.

Jangan diingat apalagi sampai berpikir untuk balas dendam. Kamu dan dia sudah menjadi satu sekarang oleh sebab itu, coba lebih sabar menghadapi sifat-sifatnya yang kadang menjengkelkan. Dengan begitu kamu akan mendapatkan hatinya kembali.

Pastikan bahwa masalah antara kalian berdua sudah selesai

Tentu tidak mudah bagi kamu dan pasangan, untuk kembali akrab dan romantis seperti dulu. Oleh sebab itu, pastikan kalau masalah di antara kalian berdua memang sudah selesai.

Karena ketika masalah kalian sudah selesai, pasti hubungan akan jauh lebih langgeng dari sebelumnya. Jadi masalah sekecil apapun itu, langsung selesaikan dengan pasangan. Agar tidak terjadi salah paham lagi di antara kalian. 

Lebih perhatian kepada pasangan

Mungkin selama ini kamu kurang memberi perhatian pada pasangan dan setelah kembali bersama, tidak salah untuk lebih perhatian pada pasangan. Mulai memperhatikan pasangan dari hal kecil, seperti setiap hari menanyakan kabar pasangan.

Dengan hal seperti itu saja, pasangan akan berpikir betapa beruntungnya dia memiliki kamu. Tanpa kamu sadari juga bahwa dengan lebih perhatian pada pasangan, akan buat cinta semakin tumbuh di antara kalian.

Pahami dunia pasangan secara lebih dalam

Usai break berarti kamu dan pasangan mempunyai kesempatan kedua untuk membangun hubungan bersama. Jadi kesempatan itu tidak boleh disia-siakan.

Untuk mengurangi masalah yang terjadi dalam hubungan, maka kamu harus pahami dunia pasangan lebih dalam. Dengan saling mengenal, berarti kamu dan dia akan semakin menghargai satu sama lain.

Menjalin kembali hubungan setelah break akan sangat sulit, tetapi tidak salah untuk kamu coba. Jika kamu dan dia memang berjodoh, pasti selalu ada jalan keluar untuk memecahkan setiap perbedaan. Jadi jangan sia-siakan kesempatan, saat kamu sudah kembali bersamanya.

Categories
Relationship

Hubungan Asmara Terasa Hambar

Sepele Sih, Tapi Kebiasaan Ini Bikin Hubungan Asmara Terasa Hambar

Hubungan Asmara Terasa Hambar – Mungkin baru beberapa bulan yang lalu Kamu dan pasangan saling jatuh cinta dan menikmati kebersamaan satu sama lain, dan berharap hal itu akan bertahan selamanya. Tapi, tidak ada yang tetap sama selamanya.

Pernah gak sih, kamu menyadari kalau hubungan asmara yang tengah dijalani saat ini terasa kurang gereget ? Meskipun kalian sudah Download Aplikasi IDNPlay Terbaru pacaran lima tahun lebih, anehnya bukan kenyamanan yang didapat tapi justru terasa hambar. Kamu masih cinta dia, namun beberapa kali sempat timbul keinginan berpisah.

Perasaan semacam ini bukan tanpa sebab datang dengan sendirinya. Pasti ada alasannya kenapa kalian kerap kali merasa jenuh satu sama lain. Bisa jadi, lima kebiasaan di bawah ini yang menjadi pemicunya. Coba cek dulu deh, siapa tahu memang benar kalian tanpa sadar kerap kali melakukannya.

Menganggap remeh masalah dan memilih mengabaikannya

Wajar kok, kalau sekali dua kali kalian menghadapi masalah. Mulai dari yang tergolong ringan sampai masuk kategori gawat. Paling penting, jangan pernah ada niat buat lari dari masalah apalagi mengabaikannya begitu saja. Pemikiran bahwa setiap masalah akan selesai dengan sendirinya itu salah besar.

Memang setelah kamu memilih mengabaikan persoalan tersebut, cepat atau lambat masalahnya akan reda dan dilupakan. Tapi itu bukan berarti masalahnya sudah selesai, lho. Justru dengan begitu kalian gak pernah belajar dari kesalahan. Tidak heran, bila nantinya akan timbul lagi masalah serupa. Lelah juga kan, lama-lama!

Terlalu cuek dan gak pernah menunjukkan rasa cemburu di depan pacar

Meskipun kadang menyebalkan, tapi melihat pacar mengekspresikan rasa cemburunya bisa membuat hati berbunga-bunga, lho. Menunjukkan gelagat sedang dibakar api cemburu membuktikan kalau kamu benar-benar sayang dan gak mau dia direbut orang lain. Makanya, kalau memang lagi jealous ungkapkan saja terus terang.

Berpura-pura santai dan cuek hanya akan membuat pacarmu berpikir kalau kamu gak benar-benar mencintainya. Buktinya, meskipun banyak cowok lain yang berusaha mendekati dia kamu gak peduli sama sekali. Percaya diri sih, posisimu tidak akan mudah digeser begitu saja, tapi kalau pada akhirnya dia kecantol juga, gimana dong?

Sering bertemu namun jarang ngobrol dari hati ke hati

Meluangkan waktu untuk bertemu pacar memang bagus, tapi jangan cuma berjumpa secara fisik saja dong. Kalian perlu mendekatkan diri secara batin juga. Caranya dengan sering bercanda, bertukar pikiran dan mengobrol dari hati ke hati. Mulai dari situ, lama-kelamaan kalian akan saling memahami satu sama lain.

Hanya bertemu secara tatap muka saja akan membuat hubungan kalian jalan di tempat. Jadi meskipun sepertinya sudah pacaran lama, tapi kalian gak punya kedekatan secara emosional. Wajar saja kalau merasa hubungan ini hambar.

Menjadikan kencan di malam Minggu sebagai kewajiban

Seperti sudah menjadi kebiasaan hampir setiap pasangan di muka bumi, jika malam Minggu adalah waktu yang pas untuk berkencan. Padahal gak selalu harus seperti itu, lho! Menetapkan jadwal berkencan seminggu sekali di hari yang sama akan membuat kalian mudah bosan.

Masih banyak hari lain yang gak kalah seru untuk jalan berdua bareng pacar, kok. Seperti hari Selasa atau Rabu. Bahkan karena memilih hari kerja untuk liburan, kalian gak perlu dibuat pusing karena terjebak macet di jalan, seperti saat malam Minggu tiba. Coba deh, sekali-kali kejutkan si dia dengan mengajaknya berkencan di luar hari Sabtu. Pasti sensasinya bakal berbeda dan lebih menyenangkan.

Kalian tidak ada obrolan apalagi pemikiran tentang masa depan

Meskipun statusnya masih pacaran, tapi hubungan ini juga wajib dijalani dengan serius dong. Kamu gak boleh seenaknya saja dan berpegang pada prinsip “jalani saja dulu”. Setiap orang butuh kepastian, lho. Meskipun tidak secara terang-terangan membicarakannya, tapi pacarmu tentu punya keinginan untuk memperjelas hubungan ini. Apakah nanti kalian akan berlanjut ke pelaminan atau tidak.

Namun, hingga sekarang kamu malah enggan membahas soal masa depan. Terpikirkan untuk menghabiskan sisa hidup bersamanya saja tidak. Sementara ketika harus melepaskan, hatimu masih berat untuk merelakan dia begitu saja. Terus maunya apa, dong? Tak hanya hambar, sikap seperti ini juga bisa membuat hubungan asmaramu berubah jadi toxic, lho.

Meskipun terlihat remeh, tapi kebiasaan di atas bisa berdampak fatal buat hubungan asmaramu nantinya. Maka dari itu, sebelum terlanjur semakin hambar lebih baik perbaiki sikapmu ke pasangan mulai sekarang deh.

Categories
Relationship

Tanda Pasangan Hanya Sedang Bosan

Tanda Pasangan Hanya Sedang Bosan tapi Gak Berniat Putus Hubungan

Tanda Pasangan Hanya Sedang Bosan – Dalam menjalin sebuah hubungan memang nggak selalu mulus ya guys. Meski dilandasi rasa saling cinta, namun terkadang ada saja masalah yang menimbulkan sebuah perdebatan dan akhirnya jadi berantem.

Bosan sebenarnya adalah hal yang wajar dirasakan dalam hubungan. Selama bosan tersebut gak mengganggu jalannya jalinan cintamu dan pasangan, maka gak ada yang perlu dikhawatirkan. Mungkin saja pemicu rasa bosan yang pasangan rasakan karena ada beberapa hal yang membuatnya jenuh. Atau dikarenakan intensitas pertemuan kalian yang cukup sering hampir tiap harinya.

Nah, beberapa tanda di bawah ini akan menjelaskan jika Live22 Indonesia pasangan hanya sedang bosan tapi gak ada niatan untuk putus hubungan.

Pasangan tetap menerima ajakan kencanmu, meski beberapa kesempatan dia menolak secara halus

Biasanya pasangan yang bosan akan menjaga jarak darimu dalam beberapa kesempatan, namun bukan berarti dia berniat menjauhimu. Sebab dia masih menerima ajakan kencan yang kamu tawarkan, meskipun sesekali dia menolaknya secara halus. Jika sudah demikian, kamu gak perlu terlalu memaksanya bahkan menaruh rasa curiga yang berlebihan, ya.

Membicarakan agenda berlibur atau jalan-jalan ke tempat yang menyenangkan

Jika pasangan akhir-akhir ini senang membicarakan destinasi atau tempat menyenangkan untuk berlibur. Maka gak ada salahnya untuk mengabulkan permintaannya tersebut, apalagi ketika kalian sedang luang atau ada hari libur.

Misalnya mengajaknya ke pantai eksotis di kotamu, walau jaraknya yang ditempuh cukup jauh. Namun bisa saja dengan begitu, kalian lebih dekat karena hampir seharian melakukan kegiatan yang menyenangkan.

Belakangan ini komunikasi kalian memang berkurang, namun dia tetap memerhatikanmu

Walau belakangan ini intensitas komunikasi kalian jadi berkurang, namun pasangan bukan berarti sepenuhnya gak memedulikanmu. Dia tetap bertanya kondisi dan kabarmu, dia pun tak lupa memintamu berhati-hati ketika sedang beraktivitas. Perhatiannya masih bisa kamu rasakan walau gak tiap jam bahkan hari kalian bertukar pesan.

Dia lebih fokus pada hobinya namun gak lupa memberitahumu jika dia sedang sibuk

Meski akhir-akhir ini pasangan tampak asyik dengan dunianya, namun dia gak berniat mengabaikan apalagi melupakanmu. Meski demikian, dia selalu menyempatkan waktunya untuk memberitahumu jika dia sedang sibuk. Sehingga kamu gak perlu cemas menunggu kabar kondisinya seharian ini.

Daripada meminta break, pasangan berkata kalau dia hanya sedang butuh me time

Walau pasangan sedang dilanda perasaan bosan, namun dia gak pernah meminta untuk break. Sebab break bukanlah solusi yang tepat untuk mengatasi masalah dalam hubungan, apalagi alasan yang dipakai hanyalah merasa bosan saja. Pasangan justru meminta me time kepadamu, karena ingin melepas rasa penat dan jenuh yang sedang dirasakan.

Jangan berpikiran yang negatif dulu ya, jika pasangan berkata dia sedang bosan atau dari sikapnya yang kamu baca. Karena bisa saja pasangan hanya butuh ruang sendiri untuk kembali menghadirkan rasa rindu di hatinya.

Categories
Uncategorized

Alasan Gak Perlu Terlalu Cepat Menjalin Hubungan Asmara

Alasan Gak Perlu Terlalu Cepat Menjalin Hubungan Asmara, Anti Nyesel

Alasan Gak Perlu Terlalu Cepat Menjalin Hubungan Asmara – Ketika perasaan cinta muncul, seseorang ada yang memilih langsung menyatakannya dan adapula yang menunggu hingga waktu yang tepat. Namun menyatakan’Aku mencintaimu’terlalu cepat sepertinya bukan ide yang bagus.

Beberapa orang memutuskan untuk membangun hubungan asmara karena keinginan sendiri dan memang siap berkomitmen. Tapi nyatanya, gak semua orang seperti itu. Sebagian lagi, ada yang menjalin hubungan dengan tergesa-gesa karena beberapa faktor.

Sayangnya, menjalin hubungan asmara terlalu cepat juga bisa memiliki dampak negatif. Untuk menghindari penyesalan di kemudian hari, lebih baik kamu gak perlu terlalu cepat menjalin suatu hubungan. Di bawah ini adalah beberapa alasannya. Yuk, langsung dicek!

Untuk sekadar menghindari tekanan sosial dari lingkungan sekitar

Dilansir taupier.net tekanan sosial dari lingkungan atau masyarakat, memang sering kali membuat kita hilang kesabaran. Tapi, jangan sampai kamu menjalin hubungan dengan terburu-buru karena hal ini ya!

Ketika gak ada ketulusan, rasa cinta, dan komitmen yang serius, hampir bisa dipastikan sebuah hubungan asmara gak akan bertahan lama. Bukan hanya kamu bisa menyakiti orang lain, tapi kamu sendiri juga bisa terkena dampak negatifnya.

Kamu dan orang tersebut mungkin belum terlalu mengenal satu sama lain dalam waktu relatif singkat

Alasan selanjutnya yakni karena kamu dan orang tersebut mungkin belum benar-benar mengenal satu sama lain. Untuk menjalin hubungan, tentunya kamu perlu cukup waktu untuk benar-benar bisa memahami karakter dan kepribadiannya secara menyeluruh.

Jika nantinya kamu tahu bahwa personality kalian ternyata gak kompatibel antara satu sama lain, maka gak akan ada penyesalan atau sakit hati lantaran terlalu cepat menjalin hubungan asmara yang pada akhirnya harus kandas di tengah jalan.

Anda Terlihat Seperti Tipe yang Obsesif

Takut akan kesepian dan merasa perlu dicintai oleh seseorang

Kalau kamu menjalin hubungan hanya didasarkan pada perasaan takut kesepian, coba pikirkan kembali! Pada dasarnya, setiap orang perlu merasa cukup dan bahagia dengan dirinya sendiri.

Saat berpikir kamu butuh orang lain untuk bahagia, percayalah hal itu bisa menyakiti dirimu di masa depan! Sama halnya ketika kamu merasa perlu dicintai oleh seseorang.

Mendapatkan cinta dari orang lain memang hal yang baik, tapi gak ada yang bisa mengalahkan cinta dari dirimu sendiri. Jadi, belajarlah untuk mencintai dan menghargai diri kamu sendiri terlebih dulu!

Hanya karena kamu ingin cepat-cepat move on dari hubungan yang gagal sebelumnya

Masih ada orang yang menganggap move on itu berarti menjalin hubungan baru dengan orang lain. Padahal, gak harus seperti itu. Seharusnya, move on dimaknai dengan perasaan baik-baik saja alias gak lagi sakit hati ketika mengingat hubunganmu yang lama.

Selain itu, move on juga bisa berarti bahwa kamu sudah menemukan banyak hal lain yang bisa membuatmu bahagia. Kalau kamu membangun hubungan baru dengan dalih move on, sangat besar kemungkinannya hubunganmu nanti gak akan berjalan mulus.

Hubungan yang dijalani dengan terburu-buru bisa mengakibatkan relationship burnout

Hubungan yang dijalani perlahan tapi pasti, jauh lebih meyakinkan dibanding yang terburu-buru. Pasalnya, ketika kamu membangun sebuah hubungan dengan tempo serba cepat, maka akan ada masanya di mana kamu dan pasangan merasa jenuh atau letih.

Apalagi jika kalian selalu menghabiskan waktu bersama, hingga gak punya personal space masing-masing. Jangan heran kalau nantinya kalian malah merasa lelah dan kerap berpikiran untuk menyudahi hubungan tersebut.

Itulah alasan penting mengapa kamu gak perlu buru-buru dalam menjalin hubungan asmara. Selain faktor internal, ada juga faktor eksternal yang patut kamu pertimbangkan. Daripada menyesal belakangan, lebih baik hindari hal-hal yang malah akan menyakiti dirimu sendiri ya!